Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah kemudahan memasak menggunakan rice cooker atau magicom, cara tradisional menanak nasi dengan kukusan ternyata masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Bahkan, tak sedikit yang menilai nasi hasil kukusan memiliki cita rasa yang lebih nikmat, pulen, dan harum.
Proses memasak nasi dengan kukusan memang membutuhkan waktu dan tahapan lebih panjang. Beras biasanya dimasak setengah matang terlebih dahulu, lalu dikukus hingga benar-benar tanak.
Namun justru dari proses inilah tekstur nasi menjadi lebih sempurna, tidak terlalu lembek dan tidak mudah basi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Smartwatch Budget di Bawah Rp 300 Ribu Terbaik Maret 2026
Selain itu, nasi kukus dikenal memiliki aroma khas yang lebih menggugah selera. Uap panas dari proses pengukusan membantu menjaga butiran nasi tetap utuh dan tidak berair.
Hal ini berbeda dengan nasi dari rice cooker yang cenderung lebih lembap karena proses pemanasan yang terus berlangsung.
Bagi sebagian orang, menanak nasi dengan kukusan juga menghadirkan nuansa tradisional yang sulit tergantikan.
Cara ini kerap digunakan saat hajatan atau memasak dalam jumlah besar karena hasilnya lebih tahan lama dan tetap enak meski sudah dingin.
Baca Juga: Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026, Ini Cara Mudah via Coretax
Meski begitu, penggunaan rice cooker tetap menjadi pilihan utama karena kepraktisannya.
Cukup dengan menekan satu tombol, nasi bisa matang tanpa perlu pengawasan.
Namun bagi penikmat cita rasa autentik, nasi kukus tetap unggul dari segi rasa dan tekstur.
Perpaduan antara teknik tradisional dan kebutuhan modern menjadi pilihan masing-masing. Namun satu yang pasti, nasi kukus membuktikan bahwa cara lama tak selalu kalah oleh teknologi. (afi)
Editor : Mizan Ahsani