Jawa Pos Radar Madiun – Jika sayur identik dengan rasa asin, gurih, atau pedas, berbeda dengan sayur legi. Kuliner khas Magetan ini justru menawarkan sensasi rasa manis yang lembut berpadu gurih santan.
Di sejumlah desa di lereng Gunung Lawu, sayur legi masih kerap menjadi menu andalan keluarga. Bahan yang digunakan pun sederhana, seperti labu siam, kacang panjang, hingga daun melinjo.
Namun, perpaduan bumbu dapur dan tambahan gula merah menciptakan rasa yang khas dan sulit dilupakan.
Cita rasa manis pada sayur legi bukan berarti berlebihan.
Justru, keseimbangan antara manis dan gurih menjadi kunci kelezatannya.
Kuah santan yang ringan membuat hidangan ini tetap nikmat disantap hangat, terlebih bersama nasi putih dan lauk sederhana seperti tempe goreng atau ikan asin.
Tak hanya soal rasa, sayur legi juga mencerminkan karakter masyarakat Magetan yang sederhana namun hangat. Masakan ini biasanya hadir dalam menu sehari-hari, terutama saat berkumpul bersama keluarga.
Kini, di tengah menjamurnya makanan modern, sayur legi tetap bertahan sebagai salah satu warisan kuliner lokal yang patut dilestarikan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Disorot Dunia, Media Asing Sebut Kebangkitan Balap Asia
Resep Sayur Legi Khas Magetan
Bahan:
1 buah labu siam, iris korek api
1 ikat kacang panjang, potong
Segenggam daun melinjo (opsional)
500 ml santan
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, memarkan
Baca Juga: Flagship Killer! Realme 16 Pro+ 5G Dibekali Kamera 200MP, Lensa Periskop, dan Baterai 7000 mAh
Bumbu halus:
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
2 butir kemiri
Sejumput ketumbar
Bumbu pelengkap:
1–2 sdm gula merah (sesuai selera)
Garam secukupnya
Baca Juga: Flagship Killer! Realme 16 Pro+ 5G Dibekali Kamera 200MP, Lensa Periskop, dan Baterai 7000 mAh
Cara membuat:
Tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan daun salam dan lengkuas, aduk rata.
Tambahkan labu siam dan kacang panjang, masak sebentar.
Tuang santan, aduk perlahan agar tidak pecah.
Masukkan gula merah dan garam, masak hingga sayur empuk.
Koreksi rasa, sajikan hangat. (afi)
Editor : Mizan Ahsani