Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki usia 3 tahun, anak masih berada dalam fase pilih-pilih makanan.
Kondisi ini membuat orang tua perlu lebih kreatif dalam menyajikan menu agar tetap menarik dan bergizi.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan energi anak usia 1–3 tahun mencapai sekitar 1.350 kkal per hari.
Baca Juga: Sup Ayam Hangat untuk Nutrisi Harian Anak 2 Tahun, Ini Resep dan Cara Membuatnya
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, menu selingan seperti makaroni skotel bisa menjadi pilihan tepat.
Makaroni Skotel, Menu Favorit yang Bergizi
Makaroni skotel merupakan salah satu menu yang disukai anak karena rasanya gurih dan teksturnya lembut.
Kombinasi makaroni, daging, sayuran, dan keju membuat hidangan ini kaya nutrisi. Berikut ini resep dan cara membuat yang mudah di rumah.
Baca Juga: Kentang Goreng yang Aman dan Bergizi untuk Anak 1 Tahun, Ini Cara Membuat Mudah di Rumah
Bahan yang Digunakan
Makaroni menjadi sumber karbohidrat utama dalam menu ini. Wortel memberikan tambahan vitamin dan serat, sementara daging cincang menyumbang protein untuk pertumbuhan.
Telur digunakan sebagai pengikat adonan sekaligus menambah nilai gizi. Susu UHT dan keju memberikan rasa creamy sekaligus kalsium yang baik untuk tulang anak.
Bawang putih dan margarin menambah aroma serta cita rasa gurih alami.
Cara Membuat Makaroni Skotel
Proses memasaknya dimulai dengan menumis bawang putih menggunakan margarin hingga harum. Wortel dan daging cincang kemudian dimasukkan dan dimasak hingga matang.
Setelah itu, susu, keju, dan sedikit garam ditambahkan hingga mendidih, lalu didinginkan.
Makaroni dan telur dimasukkan ke dalam adonan, kemudian diaduk hingga merata.
Adonan dituangkan ke dalam cetakan sesuai porsi anak, lalu dikukus selama sekitar 30 menit hingga matang sempurna. Makaroni skotel siap disajikan dalam keadaan hangat.
Editor : Andi Chorniawan