Jawa Pos Radar Madiun – Tips mengiris bawang merah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi siapa pun yang hobi memasak. Meskipun menjadi bumbu dasar yang wajib ada di hampir setiap masakan Indonesia, proses ca agar tidak perih saat potong bawang kerap membuat mata terasa sangat perih hingga berair.
Secara ilmiah, hal ini terjadi karena saat bawang merah terpotong, sel-selnya pecah dan melepaskan enzim yang bercampur dengan asam amino, menciptakan gas bernama syn-propanethial-S-oxide. Saat gas ini mencapai kelembapan mata, ia berubah menjadi asam sulfat ringan yang memicu rasa terbakar.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Berikut adalah beberapa cara sederhana yang efektif untuk mengurangi efek perih tersebut:
Baca Juga: 7 Rekomendasi Web Nonton Drakor Terbaik 2026: Kualitas Jernih dan Koleksi Lengkap!
Trik Jitu Mengiris Bawang Merah
1. Dinginkan Bawang di Kulkas
Mendinginkan suhu bawang dapat memperlambat reaksi kimia di dalamnya.
Cara: Simpan bawang merah di dalam freezer selama 15 menit atau di kulkas biasa selama 30 menit sebelum diiris. Suhu dingin akan menghambat penguapan gas penyebab perih.
2. Gunakan Pisau yang Sangat Tajam
Pisau yang tumpul akan "menghancurkan" sel bawang dan memeras keluar lebih banyak gas.
Keuntungan: Pisau yang tajam menghasilkan potongan yang bersih dan rapi, sehingga kerusakan sel bawang minimal dan gas yang dilepaskan pun jauh lebih sedikit.
3. Jangan Potong Bagian Akar Terlebih Dahulu
Akar bawang adalah bagian yang memiliki konsentrasi senyawa sulfur paling tinggi.
Tips: Biarkan bagian akar tetap utuh saat Anda mengupas dan mengiris bagian lainnya. Potong bagian akar paling terakhir untuk meminimalkan paparan gas di akhir proses.
4. Manfaatkan Aliran Udara (Kipas Angin)
Gas bawang bersifat ringan dan mudah terbawa angin.
Cara: Arahkan kipas angin kecil ke samping talenan Anda. Kipas akan meniup gas menjauh dari wajah dan mata Anda, sehingga mata tetap nyaman selama proses mengiris.
5. Iris di Dekat Air Mengalir atau Wadah Air
Air dapat menyerap dan mengikat senyawa sulfur sebelum sempat naik ke udara.
Cara: Jika memungkinkan, iris bawang di dekat aliran air keran atau letakkan semangkuk air di dekat talenan untuk membantu menetralisir gas yang keluar.
6. Gunakan Perlindungan Mata
Jika Anda memiliki sensitivitas mata yang tinggi, menggunakan kacamata (baik kacamata baca maupun kacamata dapur khusus) dapat menjadi penghalang fisik yang efektif untuk melindungi mata dari paparan langsung gas bawang.
Tips Tambahan Agar Tetap Nyaman
Jaga Jarak: Usahakan posisi wajah tidak terlalu dekat dengan talenan saat mengiris.
Segera Cuci Tangan: Jangan menyentuh wajah atau mengucek mata setelah memegang bawang merah. Segera cuci tangan dengan sabun setelah selesai.
Gunakan Talenan Kayu: Beberapa koki menyarankan penggunaan talenan kayu yang cenderung lebih stabil dan menyerap cairan bawang lebih baik dibanding plastik.
Aktivitas memasak tidak harus selalu diwarnai dengan air mata. Dengan menerapkan trik-trik sederhana seperti mendinginkan bawang atau menggunakan pisau yang tajam, proses menyiapkan bumbu dapur akan menjadi lebih cepat, nyaman, dan menyenangkan.
Editor : Nur Wachid