Jawa Pos Radar Madiun - Dessert dingin seperti es krim dan gelato semakin digemari masyarakat, termasuk di Pacitan. Meski tampak serupa, keduanya sebenarnya punya karakter yang cukup berbeda.
Perbedaan paling mendasar terletak pada bahan dan cara pembuatannya. Es krim umumnya menggunakan lebih banyak krim dan sering ditambah kuning telur, sehingga kandungan lemaknya lebih tinggi.
Inilah yang membuat teksturnya terasa lebih creamy dan kaya di mulut.
Sementara itu, gelato lebih banyak menggunakan susu dengan sedikit krim.
Kandungan lemaknya lebih rendah, sehingga rasa bahan utamanya seperti cokelat, buah, atau kacang justru terasa lebih kuat dan “menonjol”.
Dari segi tekstur, es krim cenderung lebih ringan karena dibuat dengan proses pengadukan cepat yang memasukkan banyak udara.
Sebaliknya, gelato diproses lebih lambat sehingga lebih padat dan lembut.
Baca Juga: 7 Resep Olahan Alpukat Kekinian yang Nikmat dan Sehat, Mudah Dibuat di Rumah
Perbedaan juga terasa saat disajikan.
Es krim biasanya disimpan pada suhu lebih dingin, sehingga teksturnya agak keras. Gelato disajikan sedikit lebih hangat, membuatnya lebih halus dan mudah meleleh di mulut.
Lalu, mana yang lebih sehat?
Secara umum, gelato bisa menjadi pilihan yang lebih ringan karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah.
Namun, bukan berarti es krim harus dihindari. Keduanya tetap bisa dinikmati selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Pada akhirnya, pilihan kembali ke selera. Jika menyukai tekstur creamy dan rasa yang kaya, es krim bisa jadi favorit.
Namun jika ingin dessert dengan rasa lebih “clean” dan sedikit lebih ringan, gelato bisa menjadi pilihan yang menarik. (naz)