Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Modal di Bawah Rp 2 Juta: Intip Peluang Bisnis 'Es Cokelat Celup' Versi 2026 yang Kembali Viral di Kalangan Mahasiswa

Mizan Ahsani • Senin, 11 Mei 2026 | 10:40 WIB
Ilustrasi penjual es coklat celup
Ilustrasi penjual es coklat celup

Jawa Pos Radar Madiun – Media sosial, terutama TikTok, kembali menunjukkan taringnya dalam menciptakan tren kuliner yang meledak secara instan. Memasuki pertengahan tahun 2026, fenomena "Es Cokelat Celup" kembali naik daun dan menjadi primadona di kalangan mahasiswa.

 Menariknya, jajanan klasik ini tidak hanya sekadar tren sesaat, tetapi menjelma menjadi peluang bisnis menjanjikan dengan modal yang sangat terjangkau.

Baca Juga: Teori Empat Dewa One Piece: Sosok Zaza Sudah Muncul di Elbaph, Fans Yakin Forest God Ada di Kru Topi Jerami

Kebangkitan es cokelat celup di tahun 2026 ini dipicu oleh kerinduan akan jajanan comfort food yang autentik namun estetis saat dipamerkan di media sosial. Kombinasi rasa cokelat yang kental dan sedikit pahit, dipadukan dengan roti sobek empuk untuk dicelup, menjadi daya tarik utama.

Bagi mahasiswa atau pekerja yang mencari penghasilan tambahan di tengah kenaikan biaya hidup, bisnis ini menjadi jawaban karena sistem operasionalnya yang sederhana.

Untuk memulai usaha ini secara mandiri, modal yang dibutuhkan tergolong "ramah kantong". Dengan dana di bawah Rp 2 juta, pelaku usaha sudah bisa mengantongi peralatan dasar.

Baca Juga: Daftar Bounty One Piece Tertinggi 2026: Roger Masih Raja, Luffy Segera Samai Shanks usai Arc Elbaph

Rinciannya meliputi: booth portabel atau meja minimalis seharga Rp 600 ribuan, termas es dan perlengkapan saji Rp 400 ribuan, serta bahan baku awal (bubuk cokelat premium, susu, dan roti) sekitar Rp 500 ribu. Sisa modal dapat dialokasikan untuk kemasan yang menarik dan promosi digital sederhana.

Potensi keuntungannya pun tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan harga jual rata-rata Rp 8.000 hingga Rp 12.000 per porsi, seorang penjual bisa meraup omzet harian yang cukup untuk menutup biaya operasional bulanan dalam waktu singkat. Jika dalam sehari mampu menjual 50 cup, pendapatan kotor bisa menyentuh angka Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per hari.

Baca Juga: Megawati Pilih Menyeberang ke Rival Berat Red Sparks, Bukilic: Saya Pasti Akan Mengalahkannya

Fenomena ini membuktikan bahwa strategi low budget high impact masih sangat relevan di tahun 2026. Alih-alih membeli franchise besar yang mahal, banyak pemuda di Madiun Raya mulai berani melakukan branding mandiri dengan memanfaatkan algoritma TikTok untuk menjangkau pembeli di sekitar kampus atau pusat keramaian. Kecepatan menangkap tren inilah yang menjadi kunci sukses di tengah ketatnya persaingan ekonomi saat ini.

(*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#es coklat jadul #modal 2 jutaan #ide jualan #jajanan viral