Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jangan Dibuang! Ini Cara Mengolah Lemak alias Gajih Kambing Jadi Minyak Samin Gurih untuk Penyedap Masakan

Mizan Ahsani • Selasa, 26 Mei 2026 | 17:00 WIB
ilustrasi olahan daging dan gajih kambing
ilustrasi olahan daging dan gajih kambing

Jawa Pos Radar Madiun - Saat mendapatkan pembagian daging kurban atau membeli daging di pasar, bagian gajih atau lemak kambing sering kali berakhir di tempat sampah. Banyak orang buru-buru membuangnya karena alasan kesehatan atau takut kolesterol tinggi. Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, lemak kambing ini bisa disulap menjadi minyak penyedap masakan ala minyak samin yang luar biasa gurih dan wangi.

Membuang gajih kambing secara cuma-cuma sebenarnya sebuah kerugian bagi pencinta kuliner. Lemak hewani memiliki karakteristik rasa gurih alami yang sangat kuat jika dicairkan melalui metode rendering (pemanasan dengan api kecil). Minyak hasil proses ini sangat cocok digunakan sebagai bahan penumis atau minyak dasar untuk membuat nasi goreng, mi goreng, hingga aneka tumisan agar aromanya naik level.

Baca Juga: Resep Tambunsu Khas Minang, Usus Isi Telur dengan Kuah Gulai Menggoda

Kunci utama agar minyak gajih kambing ini tidak berbau prengus dan justru memancarkan aroma harum yang menggugah selera terletak pada bahan campurannya. Proses mencairkan gajih wajib dilakukan di atas api kecil bersama dengan beberapa siung bawang putih yang dimemarkan dan daun pandan segar. Bawang putih akan mengunci rasa gurih, sementara daun pandan bertindak sebagai penetral bau prengus sekaligus memberikan sentuhan keharuman yang khas ala minyak samin gurih.

Untuk membuat minyak penyedap ini di rumah, caranya sangat mudah. Berikut adalah langkah praktis yang bisa Anda ikuti:

  1. Persiapan Lemak: Potong gajih kambing menjadi ukuran kecil-kecil atau dadu agar proses pencairan berlangsung lebih cepat dan merata.

  2. Proses Rendering: Masukkan potongan lemak ke dalam wajan anti-lengket tanpa menambahkan minyak lagi. Nyalakan kompor dengan api paling kecil.

  3. Tambahkan Aromatik: Masukkan 3 siung bawang putih yang sudah digeprek dan 2 lembar daun pandan yang diikat simpul ke dalam wajan.

  4. Pemanasan Perlahan: Biarkan lemak meleleh perlahan hingga mengeluarkan minyak bening. Sesekali aduk agar bawang putih dan pandan tidak gosong. Proses ini selesai jika potongan gajih sudah kering dan berubah menjadi ampas renyah (keripik gajih).

  5. Penyimpanan: Setelah semua lemak mencair sempurna, matikan api dan biarkan agak dingin. Saring minyak tersebut ke dalam wadah kaca bersih yang memiliki tutup rapat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pelengkap Masakan, Ini Manfaat Likopen Tomat untuk Kesehatan Tubuh

Minyak samin rumahan dari gajih kambing ini bisa disimpan di dalam lemari es maupun suhu ruang. Saat disimpan di tempat dingin, minyak akan memadat berwarna putih layaknya mentega, namun akan langsung meleleh dan meletupkan aroma wangi yang khas begitu dituangkan di atas wajan panas. Dengan memanfaatkan bahan yang biasa dibuang, Anda kini memiliki stok penyedap alami yang siap membuat masakan rumah terasa sekelas restoran.

(*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#masakan #Cara mengolah #kuliner #Qurban