Pão de Queijo, Roti Keju Khas Brasil yang Renyah di Luar dan Kenyal di Dalam
Jawa Pos Radar Madiun - Tak semua roti membutuhkan ragi untuk menghasilkan tekstur yang memikat.
Di Brazil, ada Pão de Queijo, roti keju tradisional yang justru mengandalkan tepung tapioka sebagai bahan utama.
Hanya dalam waktu sekitar 20 menit, roti mungil ini bisa tersaji dengan bagian luar yang renyah, sementara bagian dalamnya tetap ringan, kenyal, dan dipenuhi aroma keju yang menggugah selera.
Jenis keju yang digunakan juga dapat disesuaikan dengan selera. Kombinasi mozzarella dan cheddar menghasilkan rasa gurih yang seimbang, tetapi berbagai jenis keju lainnya juga dapat digunakan dengan karakter rasa yang berbeda.
Popularitas Pão de Queijo tak hanya bertahan di negara asalnya. Berkat proses pembuatannya yang sederhana dan bebas gluten, roti ini kini banyak digemari di berbagai belahan dunia sebagai menu sarapan, camilan, maupun bekal praktis.
Memiliki Lebih dari Satu Metode Pembuatan
Pão de Queijo dikenal memiliki beberapa teknik pembuatan. Versi tradisional biasanya menggunakan campuran susu dan minyak yang dipanaskan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam tepung tapioka.
Cara ini menghasilkan adonan yang lebih padat sehingga dapat dibentuk menjadi bola-bola kecil sebelum dipanggang.
Sementara itu, versi praktis menggunakan seluruh bahan dalam suhu ruang. Semua bahan cukup dihaluskan menggunakan blender atau food processor hingga membentuk adonan yang lebih cair.
Karena teksturnya menyerupai adonan kue, metode ini lebih cocok dipanggang menggunakan loyang muffin mini.
Bahan-Bahan Pão de Queijo
Untuk menghasilkan sekitar 18 roti mini, siapkan bahan berikut:
- 1 cangkir tepung tapioka
- ½ cangkir susu suhu ruang
- ¼ cangkir minyak sayur
- 1 butir telur ukuran besar suhu ruang
- ½ sendok teh garam
- ¼ cangkir keju mozzarella parut
- ¼ cangkir keju cheddar parut
Cara Membuat Pão de Queijo
Proses pembuatannya relatif singkat sehingga cocok dibuat saat pagi hari atau ketika membutuhkan camilan cepat.
1. Siapkan Adonan
Panaskan oven hingga 400°F (sekitar 200°C).
Masukkan tepung tapioka, susu, minyak, telur, dan garam ke dalam blender atau food processor. Haluskan hingga membentuk adonan yang lembut dan merata.
Setelah itu tambahkan mozzarella dan cheddar, lalu proses kembali sebentar hingga seluruh bahan tercampur rata.
2. Tuang ke Loyang
Olesi loyang muffin mini dengan sedikit minyak atau mentega agar roti mudah dilepaskan setelah matang.
Isi setiap cetakan sekitar setengah bagian saja, karena adonan akan mengembang cukup tinggi selama proses pemanggangan.
3. Panggang Hingga Mengembang
Masukkan ke dalam oven dan panggang selama 15 sampai 20 menit, atau hingga bagian luar tampak kecokelatan dan terasa renyah.
Setelah matang, diamkan selama beberapa menit sebelum dikeluarkan dari cetakan.
Pão de Queijo paling nikmat disantap saat masih hangat agar tekstur kenyal dan aroma kejunya tetap maksimal.
Tips Agar Hasil Lebih Maksimal
Beberapa hal berikut dapat membantu menghasilkan tekstur yang ideal:
- Gunakan telur dan susu bersuhu ruang agar adonan lebih mudah tercampur.
- Pilih loyang muffin mini karena adonan cukup cair dan akan mengembang saat dipanggang.
- Jangan mengisi cetakan terlalu penuh agar roti memiliki ruang untuk mengembang sempurna.
- Sajikan segera setelah matang karena tekstur renyah di bagian luar akan terasa paling optimal saat masih hangat.
Cocok untuk Sarapan hingga Bekal
Selain mudah dibuat, Pão de Queijo juga fleksibel disajikan dalam berbagai kesempatan.
Roti ini dapat dinikmati langsung tanpa pelengkap, dipadukan dengan saus salsa, atau dijadikan teman minum kopi dan teh saat sarapan.
Dengan bahan yang sederhana dan waktu pembuatan yang singkat, tak heran jika Pão de Queijo menjadi salah satu roti khas Brazil yang terus digemari hingga kini.
Perpaduan kulit yang renyah, bagian dalam yang kenyal, serta cita rasa keju yang kuat menjadikannya camilan sederhana yang sulit ditolak.
Baca Juga: Pisang Terlalu Matang Jangan Dibuang! Begini Cara Orang Samoa Mengolahnya Jadi Suafa'i
(Haninda Navyra Putri, magang Universitas Brawijaya)
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : mycookingjourney