Oliebollen, Donat Tradisional Belanda yang Selalu Hadir Saat Perayaan Tahun Baru
Jawa Pos Radar Madiun - Di Belanda, pergantian tahun terasa belum lengkap tanpa semangkuk oliebollen yang masih hangat dan ditaburi gula halus.
Kue goreng berbentuk bulat ini telah menjadi tradisi turun-temurun dan selalu muncul menjelang malam tahun baru.
Meski sekilas menyerupai donat, oliebollen memiliki tekstur yang lebih lembut di dalam dengan permukaan renyah berwarna keemasan.
Bahkan, banyak yang meyakini bahwa hidangan tradisional ini merupakan salah satu pendahulu dari donat modern yang kini populer di berbagai belahan dunia.
Oliebollen Disebut Sebagai Cikal Bakal Donat Modern
Secara harfiah, oliebollen berarti "bola minyak" karena dibuat dengan cara menggoreng adonan dalam minyak panas.
Menurut berbagai catatan kuliner, para pemukim Belanda yang bermigrasi ke Amerika diduga membawa resep ini.
Seiring berjalannya waktu, hidangan tersebut berkembang hingga menjadi donat yang kini dikenal luas.
Meski demikian, di Belanda sendiri oliebollen tetap mempertahankan identitasnya sebagai makanan musiman yang hampir selalu disajikan khusus saat menyambut tahun baru.
Isian Bisa Disesuaikan Selera
Selain versi klasik, oliebollen juga sering dibuat dengan tambahan berbagai bahan, seperti:
- Kismis
- Currant (anggur kering hitam)
- Potongan apel
Apapun isiannya, penyajiannya hampir selalu dilengkapi taburan gula halus dan sedikit bubuk kayu manis yang menjadi ciri khas hidangan ini.
Bahan-Bahan
Untuk menghasilkan sekitar 40 buah oliebollen, siapkan:
- ¼ cangkir + 1 sendok teh gula pasir
- ½ cangkir air hangat
- 4½ sendok teh ragi instan
- 4 cangkir tepung terigu serbaguna
- 2 butir telur besar
- 2 cangkir susu
- 1 sendok teh garam
- Sekitar 8 cangkir minyak sayur atau minyak bunga matahari untuk menggoreng
- Gula halus
- Bubuk kayu manis
Cara Membuat Oliebollen
1. Aktifkan Ragi
Campurkan satu sendok teh gula dengan air hangat.
Taburkan ragi di atasnya dan diamkan sekitar 10 menit hingga berbuih. Jika tidak muncul gelembung, ragi sudah tidak aktif dan sebaiknya diganti.
2. Buat Adonan
Dalam mangkuk besar, campurkan tepung dan sisa gula.
Buat cekungan di bagian tengah, lalu masukkan telur serta campuran ragi. Hangatkan susu hingga hangat hangat kuku.
Tuangkan separuh susu terlebih dahulu sambil diaduk hingga tercampur rata, kemudian tambahkan sisa susu dan aduk hingga adonan menjadi halus.
3. Fermentasi
Tutup mangkuk menggunakan kain lembap. Diamkan di tempat hangat selama sekitar 1 jam hingga adonan mengembang dua kali lipat.
Setelah mengembang, tambahkan garam dan aduk kembali. Adonan memang akan terlihat cukup basah, dan hal tersebut merupakan kondisi yang normal.
Cara Menggoreng
Panaskan minyak hingga mencapai suhu sekitar 180 derajat Celsius. Jika tidak menggunakan termometer, celupkan gagang sendok kayu ke dalam minyak.
Bila muncul gelembung kecil di sekelilingnya, minyak sudah siap digunakan.
Gunakan dua sendok makan yang telah dicelupkan ke dalam minyak untuk mengambil adonan dan membentuk bola-bola kecil.
Masukkan adonan ke dalam minyak panas. Pada awalnya adonan akan tenggelam, kemudian akan mengapung dengan sendirinya.
Goreng hingga kedua sisinya berwarna cokelat keemasan, lalu tiriskan di atas kertas penyerap minyak. Sebelum disajikan, taburkan gula halus dan sedikit bubuk kayu manis.
Tips Agar Oliebollen Berhasil
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama proses memasak antara lain:
- Adonan dapat didiamkan selama 1 hingga 2 jam sebelum digoreng karena ragi tetap aktif selama ditutup kain lembap.
- Suhu minyak sebaiknya tidak melebihi 180 derajat celcius.
- Jika bagian dalam masih mentah, kemungkinan suhu minyak terlalu panas atau justru terlalu rendah.
- Hindari menggoreng terlalu banyak oliebollen sekaligus karena dapat menurunkan suhu minyak.
Cara Menyimpan
Jika masih tersisa, oliebollen dapat disimpan setelah benar-benar dingin di dalam wadah kedap udara pada suhu ruang selama sekitar dua hari.
Untuk menghangatkannya kembali :
- Oven suhu 200 derajat celsius selama sekitar 15 menit.
- Microwave selama 20 hingga 30 detik.
Oliebollen juga dapat dibekukan hingga sekitar dua bulan. Setelah dicairkan, cukup hangatkan kembali menggunakan oven atau microwave sebelum disajikan.
Dengan tekstur yang lembut, aroma khas ragi, dan taburan gula halus yang melimpah, oliebollen menjadi salah satu kuliner tradisional Belanda yang terus bertahan hingga kini.
Tak hanya menjadi hidangan penutup, bola-bola goreng ini juga menjadi simbol kehangatan keluarga saat menyambut datangnya tahun yang baru.
Baca Juga: Resep Mbejú, Roti Keju Pipih Khas Paraguay yang Jadi Teman Favorit Kopi Saat Cuaca Dingin
(Haninda Navyra Putri, magang Universitas Brawijaya)
Sumber : thespruceeats