Jalan Buntu dan Tempat Kandang Kerbau Dijadikan Cafe? Buruan Mahasiswa Buat Nongkrong Dong

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Coffe shop hidden gem "Kopi Buntu" di kawasan Kampus II Politeknik Negeri Madiun dan dekat jembatan ring road (google)
Coffe shop hidden gem "Kopi Buntu" di kawasan Kampus II Politeknik Negeri Madiun dan dekat jembatan ring road (google)

Jawa Pos Radar Madiun - Kawasan sekitar Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun kini memiliki banyak pilihan tempat untuk bersantai, salah satunya BUNTU KOPI.

Berlokasi di pojok selatan kampus, coffee shop ini menjadi tempat yang cocok bagi mahasiswa maupun masyarakat yang ingin menikmati secangkir kopi dengan suasana santai.

Coffee Shop yang resmi dibuka pada 1 Agustus dengan pemilihan lokasi di jalan buntu bukan tanpa alasan.

Konsep tersebut dipilih agar pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih nyaman karena tidak banyak kendaraan maupun orang yang berlalu-lalang.

Tak hanya mengusung konsep ketenangan, Buntu Kopi juga menghadirkan nuansa era 1990-an melalui desain interior dan atmosfer yang dibangun.

Salah satu sudut yang menarik perhatian adalah bekas area tempat kandang kerbau diubah jadi nongkrong lesehan dengan view hantaran sawah nan udara sejuk, yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat pada era 1920-an.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Restoran Keluarga Terbaik di Bali 2026 yang Enak dan Murah, Cocok untuk Kulineran saat Liburan

"Di tahun itu kan mobil mobil nggak banyak tuh, orang orang dulu nya pakai kerbau buat transportasi" Ujar Alea, Keponakan dari pemilik Coffee Shop.

Inspirasi tersebut diambil karena pada masa itu kendaraan bermotor belum banyak digunakan.

Kerbau menjadi salah satu alat transportasi sekaligus bagian penting dari kehidupan masyarakat, sehingga unsur tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap suasana tempo dulu.

Perpaduan konsep jalan buntu, sentuhan nostalgia, serta suasana yang nyaman menjadikan Buntu Kopi sebagai salah satu alternatif tempat bersantai bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Selain menghadirkan konsep yang unik, Buntu Kopi juga menawarkan berbagai pilihan menu dengan harga yang affordable di kantong, sehingga terjangkau bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Meski dibanderol dengan harga yang relatif ekonomis, setiap menu tetap memperhatikan cita rasa dan kualitas bahan yang digunakan.

Perpaduan harga yang bersahabat, suasana nyaman serta beragam fasilitas yang tersedia menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Baca Juga: Rekor Baru! Meta Didenda Hampir Rp16 Triliun Gegara Gagal Lindungi Anak di Media Sosial

"Harganya murah kualitas ga murahan, cocok di kantung pelajar apalagi mahasiswa in this economy worth it sih, terus kalau kesini malam behh syahdu banget" Ucap Kesya, Pengunjung.

Tak hanya menawarkan tempat yang nyaman, Buntu Kopi juga menyediakan berbagai hiburan yang dapat dinikmati pengunjung.

Salah satunya adalah permainan PlayStation dengan tarif Rp10 ribu per jam. Tersedia pula beragam permainan santai seperti kartu UNO, dakon, lempar panah mini (dart wall game), mini golf dan permainan lainnya yang dapat dimainkan bersama teman maupun keluarga.

Suasana nostalgia semakin terasa dengan hadirnya berbagai koleksi dekorasi bergaya klasik yang menghiasi sudut-sudut kafe.

Hummer H1 (Doc, Keponakan Pemilik, Alea)
Hummer H1 (Doc, Keponakan Pemilik, Alea)

Beberapa di antaranya berupa replika atau pajangan kendaraan ikonik seperti:

Kehadiran koleksi tersebut semakin memperkuat konsep vintage yang diusung Buntu Kopi.

Perpaduan konsep jalan buntu, sentuhan nostalgia, beragam permainan, serta suasana yang nyaman menjadikan Buntu Kopi sebagai salah satu alternatif tempat bersantai bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Selain menikmati aneka kopi dan minuman lainnya, pengunjung juga dapat menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga dengan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan coffee shop di Kota Madiun.

Ke depan, Buntu Kopi diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul yang tidak hanya menyajikan minuman, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati suasana tenang dengan sentuhan cerita dari masa lampau. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Kopi Buntu Cafe Baru Tempat Nongki hidden gem ngopi