Coxinha, Camilan Ayam Renyah Khas Brasil yang Selalu Jadi Favorit di Berbagai Acara
Jawa Pos Radar Madiun - Sekilas tampilannya memang menyerupai paha ayam kecil berwarna keemasan. Namun saat digigit, lapisan luarnya yang renyah langsung berpadu dengan adonan lembut dan isian ayam berbumbu yang gurih.
Inilah coxinha, kroket ayam khas Brazil yang dibuat dari adonan tepung lembut, kemudian diisi dengan ayam suwir berbumbu.
Beberapa versi juga menambahkan cream cheese, requeijão, atau catupiry agar isiannya terasa lebih creamy. Setelah dibentuk, coxinha dilapisi tepung roti lalu digoreng hingga berwarna cokelat keemasan.
Proses pembuatannya memang membutuhkan beberapa tahap, tetapi hasil akhirnya sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.
Nama coxinha sendiri berarti "paha ayam kecil" dalam bahasa Portugis. Sebutan tersebut berasal dari bentuk camilan ini yang menyerupai drumstick ayam.
Menurut cerita yang beredar, makanan ini pertama kali dibuat di São Paulo untuk seorang pangeran Brazil yang sangat menyukai paha ayam.
Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, coxinha kini telah menjadi salah satu jajanan paling ikonik di Brasil dan selalu hadir di pesta, acara keluarga, hingga dijajakan sebagai street food favorit.
Rahasia Coxinha yang Gurih dan Renyah
Kelezatan coxinha berasal dari perpaduan tiga komponen utama, yaitu isian, adonan, dan lapisan tepung roti.
Isian Ayam Harus Dicincang Halus
Ayam direbus hingga matang, kemudian disuwir halus sebelum dimasak kembali bersama bawang bombai, bawang putih, paprika, saus tomat, cream cheese, garam, merica, dan parsley.
Ukuran suwiran ayam yang halus membuat setiap gigitan terasa lebih merata dan memudahkan proses pembentukan coxinha.
Penulis resep juga menyarankan agar isian diberi bumbu yang cukup karena rasa gurih berasal dari bagian ini.
Adonan Kentang Membuat Tekstur Lebih Lembut
Adonan dibuat dari campuran:
- Susu
- Kaldu ayam
- Mentega
- Kentang tumbuk
- Tepung terigu
- Garam
Campuran tersebut dimasak hingga menjadi adonan yang kalis dan mudah dibentuk. Penambahan kentang membuat tekstur bagian dalam menjadi lebih lembut dibandingkan versi tanpa kentang.
Cara Membentuk Coxinha
Setelah adonan dingin, ambil adonan sebesar bola golf lalu pipihkan menggunakan tangan.
Masukkan satu sendok isian ayam, kemudian tambahkan sedikit cream cheese bila diinginkan.
Setelah itu, rapatkan adonan sambil dibentuk menyerupai tetesan air atau paha ayam kecil yang menjadi ciri khas coxinha.
Agar permukaannya renyah, coxinha dicelupkan ke dalam campuran susu dan tepung maizena sebelum dilapisi tepung roti.
Teknik ini menjadi alternatif pengganti egg wash dan menghasilkan lapisan luar yang lebih garing saat digoreng.
Tips Menggoreng agar Hasil Maksimal
Coxinha sebaiknya digoreng menggunakan minyak yang cukup banyak dengan api sedang.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Goreng dalam jumlah sedikit agar suhu minyak tetap stabil.
- Masak hingga seluruh permukaan berubah menjadi cokelat keemasan.
- Tiriskan di atas tisu dapur setelah diangkat agar minyak berlebih terserap.
- Sajikan selagi hangat untuk mendapatkan tekstur paling renyah.
Bisa Disimpan hingga Dibekukan
Coxinha yang sudah dibentuk dan dilapisi tepung roti dapat dibekukan terlebih dahulu sebelum digoreng.
Simpan dalam wadah kedap udara dan bekukan hingga dua bulan. Saat akan dimasak, coxinha dapat digoreng setelah sedikit dicairkan agar bagian dalam ikut panas secara merata.
Sementara sisa coxinha matang dapat disimpan di lemari es hingga tiga hari dan dipanaskan kembali menggunakan oven atau air fryer agar kembali renyah.
Dengan perpaduan kulit yang renyah, adonan lembut, dan isian ayam berbumbu, tidak mengherankan jika coxinha tetap menjadi salah satu camilan paling dicari di Brazil.
Meski proses pembuatannya membutuhkan waktu lebih lama dibanding gorengan biasa, hasil akhirnya menawarkan cita rasa yang kaya dan cocok disajikan untuk keluarga maupun berbagai acara spesial.
Baca Juga: Cara Membuat Fresas con Crema, Hidangan Stroberi dan Krim Khas Meksiko yang Siap dalam 10 Menit
(Haninda Navyra Putri, magang Universitas Brawijaya)
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : tastyrecollection