Jawa Pos Radar Madiun - Salah satu sajian khas Jawa yang mulai jarang ditemukan di meja makan adalah pelas kedelai.
Lauk sederhana berbahan dasar kedelai dan kelapa ini memiliki cita rasa gurih khas, padat bernutrisi, dan sangat cocok untuk teman nasi hangat.
Kunci kelezatan pelas kedelai terletak pada cara mengolah kedelainya agar tidak langu dan bumbu yang meresap sempurna.
Dengan bahan yang murah meriah dan teknik memasak tradisional, pelas bisa menjadi alternatif lauk nabati yang lezat dan ramah kantong.
Apalagi jika dikukus dengan bungkus daun pisang, aromanya langsung membangkitkan kenangan dapur nenek.
Bahan-Bahan yang Harus Disiapkan
Bahan Utama:
250 gram kedelai putih
500 gram kelapa parut kasar (pilih yang agak muda)
1500 ml air
Bumbu Halus:
5 siung bawang putih
6 siung bawang merah
2 cm kencur
1 sdt ketumbar bubuk
2 lembar daun jeruk (opsional)
Garam secukupnya
Kaldu bubuk (jika suka)
Cara Membuat Pelas Kedelai
1. Rebus kedelai putih bersama 1500 ml air hingga empuk dan kulitnya mulai terkelupas.
Tiriskan, lalu tumbuk kasar.
2. Haluskan bumbu, kemudian campurkan ke dalam kelapa parut.
Tambahkan kedelai yang telah ditumbuk. Aduk hingga tercampur rata.
3. Bungkus adonan dengan daun pisang, bentuk lonjong atau segi empat sesuai selera.
4. Kukus selama 30–40 menit hingga matang dan aroma sedapnya keluar.
5. Pelas bisa langsung disajikan atau digoreng kembali untuk tekstur luar yang renyah.
Pelas kedelai bisa disajikan sebagai pelengkap nasi sayur lodeh, pecel, ataupun sekadar teman makan sambal.
Selain kaya serat dan protein nabati, lauk ini juga cocok bagi keluarga yang mulai mengurangi konsumsi daging.
(naz)
Editor : Mizan Ahsani