Jawa Pos Radar Madiun - Gadis Kretek membius para pecinta film dan menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial. Serial yang dirilis Netflix 2 November lalu itu menyajikan sejarah kretek Indonesia era 60-an.
Serial Gadis Kretek diadaptasi dari novel karya Ratih Kumala dengan judul yang sama itu menceritakan latar Kota M. Sebuah kota yang digambarkan sebagai pusat perdagangan, tumbuh suburnya bisnis kretek.
Banyak yang penasaran sebenarnya di mana Kota M dalam Gadis Kretek itu berada. Mungkinkah Madiun maksudnya?
Yang jelas bukan Madiun. Sebab set dalam serial maupun novel Gadis Kretek merupakan di daerah Jawa Tengah. Jawa Tengah sendiri terdiri dari 35 kabupaten/kota.
Dari total itu, hanya ada satu wilayah yang berawalan huruf M. Yakni, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang. Lantas sebenarnya mana kota fiksi berinisial Kota M dalam Gadis Kretek?
Baca Juga: Gadis Kretek: Potret Sejarah Industri Kretek, Intrik Politik Era 60-an, hingga Romantisme
Ratih Kumala, penulis novel Gadis Kretek buka suara sebenarnya di mana Kota M yang dimaksud. Ratih menyebut bahwa Kota M, latar tempat Gadis Kretek sebenarnya merupakan daerah Muntilan.
‘’Muntilan, kecamatan sebelum Kota Magelang,’’ ungkap Ratih sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com.
Ya, Muntilan merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Magelang. Melansir keterangan dari wikipedia, Muntilan berada sekitar sepuluh kilometer dari Kota Mungkid, ibu kota atau pusat pemerintahan Kabupaten Magelang.
Muntilan berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Magelang, serta 25 kilometer dari Kota Jogjakarta. Perlu diketahui, telah lama Muntilan menjelma menjadi pusat perdagangan dan jasa di bagian selatan Kabupaten Magelang.
Letak Muntilan strategis berada di jalur provinsi menghubungkan ke Kota Semarang. Tidak heran jika Kota M dalam serial Gadis Kretek digambarkan sebagai daerah basis bisnis kretek di era 60’an.
Bukti lain yang memperkuat bahwa Kota M merupakan Muntilan, Kabupaten Magelang turut disebutkan dalam cerita serial Gadis Kretek. Yakni, tembakau Srintil yang didatangkan Raja (Ario Bayu) ke pabrik milik Jeng Yang berasal dari daerah utara.
Dilihat letaknya, utara Kabupaten Magelang merupakan Kabupaten Temanggung. Pun tembakau Srintil yang masyhur di dunia itu berasal dari Kabupaten Temanggung. (kid)
Baca Juga: Dian Sastro Keturunan Keluarga Priyayi Madiun, Buyutnya Wedana Uteran-Kakeknya Menlu
Editor : Nur Wachid