Jawa Pos Radar Madiun - Gus Muhammad Iqdam atau sapa diakrab Gus Iqdam, pendiri Majelis Sabilu Taubah memberikan dawuh atau nasehat penting. Khususnya keberkahan dan keistimewaan yang diraih pada Jum'at terakhir bulan Rajab.
Seperti diketahui, bulan Rajab merupakan bulan sebelum memasuki Ramadan. Di bulan Rajab, Allah SWT memberikan keistimewaan dan melipatgandakan pahala bagi siapapun yang menjalankan ibadah.
Menurut Gus Iqdam, hari istimewa pada bulan Rajab jatuh pada Jumat tanggal 9 Februari 2024. Gus Iqdam turut memberikan ijazah kepada seluruh umat Muslim untuk mengamalkannya.
Tidak sekedar memberi, Gus Iqdam bercerita bahwa dia telah membuktikan keajaiban dan keberkahan langsung berkat amalan tersebut setahun yang lalu hingga kini.
Gus Iqdam menuturkan, selama setahun tidak pernah mengalami kekurangan apapun.
Dalam dawuhnya, Gus Iqdam menyarankan umat Muslim untuk membaca kalimat: ''Ahmad rasulullah Muhammad rasulullah.''
Artinya: ''Ahmad adalah Rasullullah, Muhammad adalah utusan Allah.''
Gus Iqdam menganjurkan mengamalkan bacaan tersebut sebanyak 35 kali. Bagi kaum laki-laki, amalan ini dibacakan saat melaksanakan salat Jumat. Terutama ketika di antara khotbah pertama dan kedua salat Jumat.
Sedangkan bagi wanita, cukup mendengarkan khotbah Jumat sambil membaca amalan tersebut.
''Barang siapa yang mau untuk mengamalkannya, Insya Allah rezekinya unlimitied,'' kata Gus Iqdam.
Bukti keberkahan dari amalan tersebut telah terlihat nyata. Gus Iqdam mengatakan, beberapa jamaah datang meminta restu karena berbagai alasan, seperti kelahiran anak dan mendapatkan keberlimpahan.
Ada pula yang meminta restu saat menghadapi masalah, seperti calon menikah yang kabur, namun di doa kan setelah maghrib kembali .
Dari problem-problem di atas, tenyata membawakan rezeki tersendiri yang tak terhingga jumlahnya.
Oleh karena itu, Gus Iqdam mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk meningkatkan spiritualitas dan meraih keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Dawuh Gus Iqdam menjadi inspirasi bagi banyak umat Muslim yang berharap mendapatkan keberlimpahan dan kesuksesan di masa yang akan datang. (okta-magang-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid