Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kenapa Jumlah Konser Artis Global di Indonesia Lebih Sedikit Dibanding Negara Tetangga? Begini Penjelasan Promotor

Mizan Ahsani • Selasa, 27 Februari 2024 | 23:00 WIB
Konser Honne di Indonesia, beberapa waktu lalu. (JAWAPOS.COM)
Konser Honne di Indonesia, beberapa waktu lalu. (JAWAPOS.COM)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Rupanya, tak mudah menghadirkan artis luar negeri untuk menggelar konser di Indonesia.

Banyak tantangan yang harus dihadapi para promotor, event organizer, hingga para pelaku usaha lain yang terkait.

Itu pula yang melatari kenapa artis global yang konser di Indonesia cukup sedikit bila dibandingkan dengan negara tetangga kita di Asia.

Hal itu dikemukakan Co-Founder dan COO PK Entertainment Harry Sudarma.

Dia menyebut, ada dua tantangan bagi promotor di Indonesia untuk mengundang artis luar negeri untuk bisa menyelenggarakan konser dalam waktu yang lama.

"Kita bisa lihat sebenarnya barrier (penghalang)-nya mungkin cuma dua kalau di Indonesia," sebut Harry, via ANTARA.

"Pertama, pasti bisnis karena business for making money, artis juga harus bikin uang, promotor juga harus menghasilkan," imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan soal tur artis luar negeri yang digaet Singapura dalam waktu lama, Harry mengatakan untuk menarik minat artis datang, harus ada imbal balik dengan promotor.

Keduanya harus sama-sama bisa mendapatkan keuntungan sebagaimana yang diinginkan. Terutama bagi artis luar negeri yang sangat fenomenal.

Adapun tantangan kedua yakni berkaitan dengan sulitnya birokrasi dan infrastruktur yang belum memumpuni.

Dari segi perizinan ia menilai banyak regulasi yang masih harus diperbaiki untuk lebih nyaman ditaati.

Sementara terkait dengan akses menggunakan venue diharapkan dapat lebih mudah.

"Yang kedua adalah birokrasi dan infrastruktur karena mungkin di banyak negara yang berkembang, yang satu level sama kita, secara infrastruktur dan birokrasi aksesibilitasnya lebih mudah dan smooth," kata dia.

Menanggapi jawaban tersebut, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan telah mendapatkan undangan dari Pemerintah Singapura untuk membicarakan adanya potensi kolaborasi terkait penyelenggaraan acara seperti konser di masa depan.

Dia juga mengapresiasi masukan dari promotor agar tiap acara yang mengundang artis luar negeri dapat berjalan lebih nyaman dan meningkatkan minat mereka untuk ‘mampir’ lebih lama ke tanah air.

"Nanti akan kita telaah karena beberapa terobosan kita adalah perizinan berbasis digitalisasi dan juga nanti di Indonesia tourism fund (ITF) kita bisa menarik lebih banyak pergelaran yang lebih berkualitas bekerja sama tentunya dengan para promotor-promotor yang punya pengalaman yang luar biasa," kata Sandiaga. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#musik #indonesia #Konser #luar negeri #tantangan #promotor