Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

6 Perbedaan Wayang Kulit Gaya Jogja dan Solo: Kenali Ciri-Cirinya, Mulai Sumber Lakon hingga Bentuk Fisiknya

Wawan Isdarwanto • Jumat, 13 Desember 2024 | 17:32 WIB
Toloh Bima dalam wayang gaya Jogja dan Solo.
Toloh Bima dalam wayang gaya Jogja dan Solo.

Jawa Pos Radar Madiun - Wayang kulit konon telah menjadi bagian tradisi budaya Jawa sejak 1.500 tahun sebelum masehi.

Di dunia wayang kulit Jawa dikenal ada gaya Jogja dan Solo.

Berikut 6 perbedaan wayang kulit gaya Jogja dan Solo dirangkum dari berbagai sumber:

1. Sumber cerita/lakon
Wayang gaya Solo mengambil rujukan pada Serat Pustakaraja karya Ranggawarsita. Sedangkan gaya Jogja Serat Purwakandha karya HB V.

2, Keprak/Kecrek
Keprak wayang kulit gaya Jogja terdiri satu lempeng kayu tebal, satu lempeng besi, dan menggunakan cempala dari besi sehingga berbunyi "ting ting ting".

Sedangkan keprak Solo terdiri 4–6 lempeng besi tanpa kayu dan cempala sehingga bunyinya "crek crek crek"

Editor : Wawan Isdarwanto
#solo #Tokoh wayang #wayang kulit #jogja #Lakon #perbedaan