KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Sebelum aktif di gym, Reiner Asa, akrab disapa Reini, terbiasa berolahraga aerobik.
Namun, kebiasaan itu mulai pudar setelah melahirkan anak pertama. Lima tahun tanpa aktivitas fisik.
Keputusan kembali berolahraga membawanya ke dunia gym. Meskipun di awal harus menghadapi tantangan besar.
Juni 2022, dia iseng mengikuti ajakan teman untuk mencoba latihan di pusat kebugaran.
Pengalaman pertamanya, tubuh mengalami delayed onset muscle soreness (doms) atau nyeri otot selama lima hari. Namun, rasa sakit itu justru membuatnya semakin penasaran dan ketagihan.
Seiring waktu, Reini semakin mendalami latihan gym. Jika semula berlatih tiga kali seminggu, kini intensitasnya meningkat.
Dia mulai memahami konsep latihan otot spesifik. Seperti latihan punggung (back day), bahu (shoulder day), dan latihan lain yang memengaruhi bagian tubuh berbeda setiap harinya.
Sebagai seseorang yang serius berlatih, Reini menyadari pentingnya memiliki personal trainer (PT) bagi pemula.
Menurutnya, menggunakan jasa trainer sangat membantu. Terutama dalam hal keselamatan dan efektivitas latihan. Risiko cedera bisa dikurangi.
Setiap latihan, Reini selalu membawa perlengkapan seperti sarung tangan, belt, handuk, dan air minum. Keamanan dalam berolahraga sama pentingnya dengan teknik latihan.
Reini mulai memahami bahwa latihan gym tidak hanya soal membentuk tubuh.
Tetapi, juga menjaga kesehatan jangka panjang. Semakin bertambah usia, massa otot akan berkurang secara alami. Terutama setelah usia 30 tahun.
Baca Juga: Tips Gym untuk Pemula: Teknik, Pemanasan, dan Cara Menghindari Cedera
Selain gym, Reini juga rutin melakukan latihan tambahan seperti bermain bulu tangkis seminggu sekali sebagai bentuk kardio.
Dari semua latihan yang dijalani, latihan kaki menjadi favorit karena melibatkan banyak otot dan memberikan efek stabilitas yang lebih baik untuk tubuh.
Dalam menjaga kesehatan, dia menghindari makanan cepat saji dan minuman dengan kadar gula tinggi.
Kini, Reini merasakan banyak manfaat.
Seperti lebih bugar, jarang sakit kepala, tubuh terasa lebih ringan, dan tidak mudah malas beraktivitas sehari-hari. Bahkan, merasa lebih awet muda. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto