Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Keutamaan Membaca Doa saat Berbuka Puasa di Bulan Ramadan, Jangan Sepelekan Demi Pahala Berlipat

Mizan Ahsani • Jumat, 7 Maret 2025 | 18:26 WIB
IKTIKAF: Banyak orang berburu keberkahan lailatul qadar yang jatuh pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
IKTIKAF: Banyak orang berburu keberkahan lailatul qadar yang jatuh pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat berarti bagi umat Islam di seluruh dunia untuk memperdalam ibadah dan meningkatkan kedekatan spiritual dengan Allah.

Selain menjalani puasa dengan menahan lapar dan haus, Ramadan juga menjadi kesempatan emas untuk memperkuat hubungan batin dengan Sang Pencipta.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah membaca doa sebelum berbuka puasa.

Doa ini bukan hanya sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menahan hawa nafsu sepanjang hari.

Dengan membaca doa berbuka, umat Islam diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan merasakan berkah yang melimpah.

Momen berbuka puasa juga menjadi saat yang sangat istimewa, karena merupakan waktu yang penuh kebersamaan dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

Selain itu, saat berbuka puasa dipercaya sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa, di mana doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Hadis-hadis Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa waktu berbuka adalah waktu yang penuh berkah dan rahmat.

Oleh karena itu, memperbanyak doa saat berbuka puasa sangat dianjurkan untuk meraih kebaikan dan keberkahan yang datang dari Allah SWT.

Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa Ramadan

Membaca doa sebelum berbuka puasa Ramadan sangat dianjurkan dan memiliki banyak keutamaan, diantaranya:

1. Membaca doa sebelum berbuka puasa adalah bentuk adab yang baik dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah mengajarkan doa yang sebaiknya dibaca saat berbuka puasa, sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

2. Waktu berbuka puasa merupakan
waktu yang mustajab untuk berdoa.

Pada momen ini, doa yang dipanjatkan dengan penuh ketulusan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT, menjadikannya waktu yang sangat berharga.

3. Dengan membaca doa sebelum berbuka, seseorang dapat menumbuhkan rasa syukur yang mendalam.

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa menjadi saat penuh kebahagiaan, dan doa menjadi cara untuk mengingat bahwa semua nikmat tersebut adalah karunia dari Allah SWT.

4. Doa berbuka puasa mengajarkan kita untuk selalu sadar bahwa setiap rezeki yang diterima adalah pemberian dari Allah.

Hal ini membuat seseorang lebih bijak dalam menikmati hidangan berbuka, menghindari rasa berlebihan, dan tetap bersyukur.

5. Membiasakan anak-anak untuk membaca doa sebelum berbuka puasa sejak dini adalah cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai ibadah.

Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang terbiasa berdoa dan bersyukur dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan

Membaca doa berbuka puasa sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah cara yang tepat untuk menyempurnakan ibadah puasa umat Islam.

Amalan ini tidak hanya mengandung doa dan harapan, tetapi juga mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Selain itu, membaca doa berbuka membantu menjaga niat puasa yang tulus.

Berikut adalah tiga bacaan doa berbuka puasa yang shahih dan sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW, yang dapat Anda amalkan selama bulan Ramadan:

1.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina

Artinya: Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.

2.

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَخِرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabadh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya: "Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah" (HR. Abu Daud no. 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

3.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رِزْقِنَا وَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا

Allahumma barik lana fi rizqina waghfir lana dhunubana

Artinya: Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan ampunilah dosa-dosa kami. (Rafi Ghifari)

(*/naz)

*Penulis: Fauzia Adelia Cahya Ningrum/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#puasa #berbuka #ramadan #doa #keutamaan