Jawa Pos Radar Madiun - Mobil listrik murah meriah dari China, BYD Seagull, sukses menarik perhatian pasar global.
Dengan harga mulai dari USD 10.000 atau setara Rp 150 jutaan, BYD Seagull jadi mobil listrik terlaris BYD pada April 2025.
Angka penjualannya menembus 55.000 unit hanya dalam satu bulan!
Kehadiran BYD Seagull semakin dinanti di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di tengah tren kendaraan elektrifikasi yang terus berkembang, mobil ini disebut-sebut sebagai calon EV paling terjangkau di pasar nasional.
Spesifikasi dan Dimensi BYD Seagull
BYD Seagull tampil kompak dan modern dengan panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan jarak sumbu roda 2.500 mm.
Ukuran ini membuatnya lebih kecil dari Volkswagen ID.3, menjadikannya ideal untuk mobilitas perkotaan.
Dirancang oleh Wolfgang Egger, mantan desainer Audi dan Lamborghini, BYD Seagull bahkan dijuluki Mini Lamborghini oleh publik Tiongkok karena tampilannya yang futuristik dan stylish.
Mobil ini tersedia dalam tiga varian: Vitality, Freedom, dan Flying.
Ada dua pilihan baterai: 30,08 kWh dan 38,88 kWh, dengan jangkauan masing-masing 305 km dan 405 km (berdasarkan standar CLTC).
Penjualan Meledak, Ekspansi Global Meluas
BYD Seagull merupakan bagian dari lini Ocean dan Dynasty Series milik BYD yang menyumbang penjualan terbesar di April 2025.
Total penjualan BYD bulan itu mencapai 380.089 unit, termasuk 195.740 unit EV murni, mengungguli PHEV untuk pertama kalinya sejak 2024.
BYD juga mencetak rekor baru dengan menjual hampir 80.000 unit kendaraan di luar negeri.
Seagull yang dipasarkan sebagai Dolphin Mini, telah masuk ke pasar Meksiko, Kolombia, Filipina, dan Brasil.
Rencananya, mobil ini akan diluncurkan di Eropa dengan nama Dolphin Surf, dibanderol mulai 20.000 Euro atau sekitar Rp 400 jutaan.
Namun, bila masuk ke Indonesia langsung dari China, harga BYD Seagull bisa di kisaran Rp 200 jutaan, menjadikannya pesaing serius di segmen mobil listrik murah. (naz)
Editor : Mizan Ahsani