Jawa Pos Radar Madiun - Sejak meluncur pada 2013, Daihatsu Ayla sukses mendapat tempat di pasar otomotif Indonesia.
Salah satu faktor yang membuatnya populer adalah harganya terjangkau, pajak ringan, dan konsumsi BBM yang sangat irit.
Meski harganya lebih murah dibanding kompetitor, mobil ini tetap menawarkan performa yang cukup tangguh di kelasnya.
Karena modelnya yang kompak membuat handlingnya ringan, mudah dikendarai, dan nyaman untuk penggunaan harian.
Salah satu keunggulan Daihatsu Ayla adalah irit bahan bakar. Mobil ini mampu melaju hingga 18 km per liter dalan kondisi normal.
Membeli mobil bekas menjadi salah satu opsi yang bisa kamu pilih.
Selain harganya lebih terjangkau, pajaknya juga akan lebih ringan dibanding mobil baru.
Berikut rentang harga Daihatsu Ayla bekas saat ini, produksi tahun 2013 hingga 2021.
Harga Daihatsu Ayla Bekas
2013: Rp 50 juta - Rp 75 juta
2014: Rp 55 juta - Rp 85 juta
2015: Rp 60 juta - Rp 85 juta
2016: Rp 65 juta - Rp 90 juta
2017: Rp 70 juta - Rp 95 juta
2018: Rp 80 juta - Rp 120 juta
2019: Rp 85 juta - Rp 125 juta
2020: Rp 90 juta - Rp 130 juta
2021: Rp 95 juta - Rp 150 juta
Selain harga bekasnya yang sudah terjangkau, Daihatsu Ayla juga terkenal dengan biaya perawatan yang rendah.
Hal ini dikarenakan suku cadangnya yang melimpah dan mudah ditemukan di pasaran, harganya juga ramah dikantong.
Pajak tahunan mobil ini juga cukup ringan, Daihatsu Ayla tahun 2013 pajaknya mulai dari 1,2 jutaan untuk wilayah Jawa Timur.
Jadi, mobil ini menjadi kendaraan yang layak dipertimbangkan karena menawarkan harga terjangkau, efisien, perawatan mudah, dan nyaman untuk mobilitas perkotaan. (dce)
Editor : Mizan Ahsani