Jawa Pos Radar Madiun – Nama Sudiro Tungga Jaya (STJ) kini identik dengan kenyamanan dan keandalan di jalur bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Dari rute-rute favorit seperti Ponorogo–Jakarta, Madiun–Tangerang, hingga Magetan–Surabaya, STJ menjadi pilihan utama penumpang dan kebanggaan komunitas bismania.
Namun, siapa sangka, raksasa jalanan ini justru berawal dari hobi sederhana seorang anak muda asal Maospati, Magetan.
Berawal dari Hobi Naik Bus, Lahir Agam Tungga Jaya
Ki Agus Muhammad Syidik, pendiri STJ, sejak remaja sudah akrab dengan bus saat bepergian ke Solo dan Surabaya.
Ia tak hanya menjadi penumpang, tapi juga pengamat — mencermati pelayanan, rute, hingga kebutuhan transportasi darat.
Tahun 2013, ia mewujudkan mimpinya dengan membentuk Agam Tungga Jaya (ATJ), PO pariwisata yang namanya diambil dari singkatan nama keluarga.
Dari Pariwisata ke AKAP: Momen Lebaran Jadi Titik Balik
Selama tiga tahun, ATJ fokus melayani bus pariwisata. Namun, permintaan yang menurun saat Lebaran membuka peluang baru: armadanya mulai disewa PO AKAP.
Momen inilah yang menginspirasi Agus untuk membuka trayek AKAP sendiri. Pada Juni 2016, dengan legalitas yang sudah disiapkan sejak 2014, lahirlah PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) dengan rute perdana Ponorogo–Jakarta PP.
Strategi Lokal yang Kuat, Layanan yang Total
Sebagai putra daerah, Agus paham betul kebutuhan masyarakat Magetan dan sekitarnya.
Ia memanfaatkan momen mudik sebagai strategi branding dan fokus pada ketepatan waktu, kenyamanan, serta teknologi.
STJ juga langsung beradaptasi dengan sistem digital seperti pemesanan tiket online dan perawatan armada berkala. Hasilnya, STJ menjadi andalan dan terus berkembang hingga kini.
STJ: Armada Modern, Viral di Kalangan Bismania
STJ kini dikenal luas oleh pecinta bus tanah air. Rute-rute populernya meliputi:
• Solo – Jakarta
• Madiun – Tangerang
• Ponorogo – Jakarta
• Magetan – Surabaya PP
Keunggulan STJ:
• Armada UHD terbaru, kapasitas 48–59 penumpang
• Fasilitas lengkap: AC, reclining seat, toilet, audio visual, colokan USB, snack, makan berat
• Bagasi luas cocok untuk penumpang dengan banyak barang
• Tiket mudah dipesan lewat Traveloka dan platform online lainnya
• Desain bus unik dengan nama-nama armada penuh filosofi, jadi bahan viral di media sosial
Dari Magetan untuk Indonesia
Perjalanan STJ dari Maospati, Magetan hingga ke jalur utama transportasi Indonesia adalah contoh bahwa hobi, jika dipadukan dengan strategi dan kerja keras, bisa jadi bisnis nasional.
STJ bukan sekadar bus — ia adalah simbol ketekunan, inovasi lokal, dan harapan untuk terus “Selalu Jaya.” (chi/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira