Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah semakin terbatasnya pilihan mobil diesel kompak di pasaran, Peugeot 307 Diesel tetap menjadi opsi menarik, khususnya bagi para pecinta mobil Eropa yang mengedepankan efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, dan harga terjangkau di pasar mobil bekas.
Mobil ini diproduksi oleh pabrikan otomotif asal Prancis, Peugeot, antara tahun 2001 hingga 2008 untuk pasar Eropa, serta dipasarkan hingga 2014 di sejumlah negara lain seperti Tiongkok dan Brasil.
Informasi ini dikutip dari laman Wikipedia, yang juga mencatat bahwa Peugeot 307 menggantikan Peugeot 306 dan dibangun menggunakan platform PF2 milik PSA Group.
Peugeot 307 Diesel tidak hanya tersedia dalam satu tipe bodi saja. Mobil ini hadir dalam berbagai varian seperti hatchback 3 dan 5 pintu, sedan 4 pintu, estate (station wagon) 5 pintu, serta versi coupé-cabriolet dengan atap lipat elektrik.
Namun dari semua varian tersebut, yang paling banyak diminati di pasar mobil bekas adalah versi hatchback bermesin diesel karena dianggap paling efisien dan ekonomis untuk penggunaan harian.
Menurut Auto-data.net, Peugeot 307 Diesel ditawarkan dengan beberapa pilihan mesin.
Yang pertama adalah mesin 1.4 HDi (DV4TD) dengan tenaga 68 PS dan torsi 150 Nm.
Kemudian ada mesin 1.6 HDi (DV6TED4) yang menjadi favorit, karena memiliki tenaga sebesar 109 PS dengan torsi 240 Nm pada putaran rendah.
Selain itu, ada pula varian 2.0 HDi dalam beberapa versi: versi 90 PS dengan torsi 205 Nm, versi 107 PS dengan torsi 250 Nm, dan varian tertinggi 2.0 HDi 16V (DW10BTED4) dengan tenaga 136 PS dan torsi puncak mencapai 320 Nm.
Data teknis ini juga dikonfirmasi oleh Wikipedia Jerman, yang memuat detail mesin lengkap beserta kode produksinya.
Daya tarik utama dari Peugeot 307 Diesel terletak pada efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan catatan dari Fastestlaps.com, varian 1.6 HDi mampu mencatat konsumsi bahan bakar kombinasi hanya 4,9 liter per 100 kilometer, atau setara dengan sekitar 20,4 km/liter.
Performa akselerasinya juga tidak bisa diremehkan. Varian ini dapat melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 12,3 detik dan memiliki kecepatan maksimum 188 km/jam.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa selain irit, mobil ini juga cukup bertenaga untuk keperluan jalan raya maupun dalam kota.
Dari sisi ukuran, Peugeot 307 Diesel tergolong ideal untuk segmen hatchback kompak. Panjang bodi versi hatchback mencapai 4210 mm, sedangkan versi estate lebih panjang, yaitu 4420 mm.
Lebar keseluruhan sekitar 1730 mm, dan tinggi mobil berkisar antara 1420 hingga 1510 mm, tergantung dari tipe bodinya.
Untuk kapasitas bagasi, varian hatchback menyediakan ruang sekitar 341 liter, cukup lapang untuk kebutuhan sehari-hari ataupun perjalanan keluarga kecil. Informasi teknis tersebut dikutip dari Parkers.co.uk.
Soal harga, Peugeot 307 Diesel cukup terjangkau di pasar mobil bekas. Di Inggris, varian 1.6 HDi tahun produksi 2004–2007 dijual di kisaran harga £1.995 hingga £3.495.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs Rp20.500 per Poundsterling, maka harga tersebut berkisar antara Rp41 juta hingga Rp72 juta.
Sementara itu di Indonesia, berdasarkan pantauan di beberapa platform jual-beli mobil bekas, harga Peugeot 307 Diesel umumnya berada di kisaran Rp45 juta hingga Rp80 juta, tergantung kondisi, pajak hidup, dan riwayat servis kendaraan.
Peugeot 307 Diesel bisa jadi pilihan rasional bagi mereka yang mencari mobil Eropa dengan konsumsi BBM irit, desain ergonomis, dan harga bekas yang relatif stabil.
Ditambah lagi, pilihan varian mesin diesel yang lengkap membuat calon pembeli dapat menyesuaikan kebutuhan mereka—baik untuk penggunaan harian ringan hingga kebutuhan jarak jauh yang lebih menuntut tenaga. (gar)
Editor : Tegar Rukmana