Jawa Pos Radar Madiun – Pertarungan antara Onic melawan TLID (Tim Liquid Indonesia) pada match pertama MPL ID Season 15 menarik untuk ditonton.
Maklum saja, mereka adalah dua tim tangguh game Mobile Legends Bang Bang (MLBB) di Indonesia saat ini.
Telebih kedua tim esport itu diperkuat deretan pro player kenamaan seperti Kairi, Sanz, Favian dan Aran.
Onic berhasil menang cepat pada game pertama. Mereka yang sudah unggul sejak awal sukses mengakhiri perlawanan rivalnya itu di menit ke-12.
Kairi dan kawan-kawan menang telak dengan skor game 18-4. Hasil itu tentu mengejutkan bagi pendukung TLID.
Uniknya, Kaja dipilih sebagai jungler. Para pemain TLID seolah tak siap menghadapi draft yang dimainkan lawannya itu.
Mereka seolah kebingungan dengan pola permainan agresif yang dimainkan Onic.
Bahkan, hero yang dimainkan Favian cs harus tumbang 12 kali saat game baru berjalan tujuh menit.
Hal itu nyaris terulang pada game kedua. Kairi cs mencoba mendominasi sejak early game.
Menggunakan hero assasin, Hayabusa sebagai jungler, Pharsa di mid lane dan Badang sebagai roamer, mereka mulai menebar teror pada menit pertama.
Kombinasi tiga hero itu berhasil menumbangkan Aran yang memainkan Phoveus pada detik ke-59.
Berikutnya giliran Sanz yang menggunakan Pharsa yang sukses melakukan kill terhadap Faramis yang dimainkan Yehezkiel.
Ia seolah memberi tahu atau tuto cara menggunakan hero tipikal mage itu. Sebelumnya di game pertama, Yehezkiel yang menggunakan Pharsa dibuat tak berdaya oleh roster Onic.
Berikutnya, giliran Kairi yang menunjukkan kemampuan. Hayabusa yang dimainkannya sukses menumbangkan Granger (Kyou) di gold lane pada menit ke-3 detik ke 46.
Tumbangnya tiga player itu membuat TLID lebih waspada dan tak mau bermain asal-asalan. Mereka berhasil menahan agresivitas lawannya itu.
Namun demikian, Onic berhasil unggul 6-2 saat game sudah memasuki menit ke-11.
Bahkan, TLID harus berjuang ekstra keras lantaran kehilangan tiga base turret mereka di menit ke-14.
Upaya perlawanan yang coba dilakukan gagal. Favian dan Widy tumbang saat mengincar Savero.
Mengetahui unggul jumlah, Kairi cs langsung menyerbu “markas” lawannya itu. Hasilnya bisa ditebak, Onic memungkasi permainan.
Mereka sukses mengakhiri perlawanan tiga player tersisa TLID pada menit ke-15 lebih 45 detik.
Berikut ini deretan hero yang dimainkan roster kedua tim :
Onic : Sanz (Pharsa), Kairi (hayabusa), Kiboy (Badang), Lutpi (Gloo) dan Savero (Irithel).
TLID : Favian (Lukas) Aran (Phoveus), yehezkiel (Faramis), Widy (Mathilda), dan Kyou (Granger).
Dengan demikian skor game sementara, Kairi cs unggul 2-0 atas Favian dan kawan-kawan. Kiboy yang melakukan dua kill dan 8 assist dinobatkan sebagai player of the game (POTG). (sib)
Editor : Budhi Prasetya