Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hasil Game Terakhir Playoff MPL ID Season 15, Onic Ngamuk Usai Dipermalukan Kyou, TLID Dipulangkan 

Budhi Prasetya • Kamis, 12 Juni 2025 | 00:05 WIB

Onic berhasil memulangkan TLID dari babak playoff MPL ID Season 15 usai menang di game keempat, Rabu 11 Juni 2025. Kairi Cs melaju ke fase berikutnya.
Onic berhasil memulangkan TLID dari babak playoff MPL ID Season 15 usai menang di game keempat, Rabu 11 Juni 2025. Kairi Cs melaju ke fase berikutnya.
 

Jawa Pos Radar Madiun – Game ketiga match pertama babak playoff MPL ID Season 15 seolah jadi tamparan keras bagi Onic.

Tim esport yang jadi langganan juara itu kalah menyakitkan usai Moskov yang digunakan Kyou berhasil menyelinap diam-diam menghancurkan base mereka.

Kairi cs yang dikenal selalu bermain disiplin itu justru terpancing strategi lord dance yang diperagakan empat player TLID.

Mereka tidak menyadari jika back dor pertahanan mereka tengah dibongkar oleh Kyou pemain muda yang berposisi sebagai gold laner game Mobile Legends Bang Bang (MLBB) itu.

Alhasil kemenangan yang didepan mata pupus. Mereka yang saat itu sudah unggul 2-0 dipaksa memainkan game keempat dalam kompetisi yang menggunakan format the best of three (tiga kemenangan) tersebut.

Coach Yeb, pelatih Onic, tanpa sungkan langsung melakukan banned terhadap hero Moskov yang dianggap jadi biang kekalahan mereka.

Ia menginstruksikan para roster utama memilih hero Julian (Kairi), Gloo (Lutpi), Kalea (Kiboy), Pharsa (Sanz) dan Granger (Savero).  

Sedangkan SaintDeLucaz, coach TLID cenderung menggunakan hero 90 persen nyaris sama dengan game ketiga. Hanya ada perubahan di gold lane lantaran Moskov di banned lawan.

Sebagai gantinya, Kyou melakukan pick Karrie. Sementara empat rekannya tetap menggunakan gatotkaca (Aran), Zhuxin (Yehezkiel), Mathilda (Widy) dan Alpha (Favian).

Jalannya Pertandingan

Misi balas dendam langsung terasa saat game keempat match pertama babak playoff MPL ID Season 15 dimulai.

Sanz dan Kiboy langsung bergerak agresif di mid lane, Kairi mengambil posisi tak terlalu jauh dari kedua rekannya itu sambil memainkan perannya sebagai jungler.

Ia yang menggunakan hero dengan magical damage besar nampak percaya diri jika harus berduel lawan Favian.

Kairi tak segan langsung menyerang rivalnya itu yang masih berusaha mengumpulkan pundi-pundi gold di area gold lane.

Favian terlalu berani. Posisinya sangan berbahaya mengingat saat itu Granger yang dimainkan Savero berada di dekatnya.

Alhasil, Julian dengan mudah melakukan first blood. Alpha pun tumbang pada menit pertama.

Kiboy tak tinggal diam. Ia juga berhasil menumbangkan Favian yang jadi target utama dalam team fight di area river pada menit ke-3.

Agresivitas tim berjulung "sang Raja Lnagit" itu tak berhenti disitu. Mereka terus memaksakan team fight terus-terusan.

Mereka seolah tak ingin duel tersebut harus berjalan hingga late game. Wajar, TLID memiliki Karrie yang jadi hero insurance saat late game.

Permainan cepat yang diperagakan kairi cs membuat mereka sukses mengontrol jalannya permainan.

Hingga menit ke-12, Onic unggul 8-4. Itu membuat mereka mulai merangsek ke area lord ketika para pemain TLID berusaha melakukan setup lebih dulu.

Kiboy yang dikenal jago saat menggunakan hero inisiator menjalankan tugasnya. Ia melakukan jump ke arah Favian dan Yehezkiel yang berdiri berdekatan.

Kalea yang memiliki skill andalan Tsunami Slam langsung “menculik” Alpha ke tengah-tengah skuad Onic berada.

Tak pelak, hero yang dimainkan Favian itu langsung digebuki rame-rame. Ia harus tumbang di area pit lord bersama Aran yang berusaha melakukan cover.

Unggul jumlah pemain, Kairi cs langsung mengeksekusi lord yang jadi obyektif utama team fight tersebut.

Mereka bergegas menembus pertahanan di mild lane hingga berhasil merobohkan satu base turret.

Kairi cs langsung tancap gas masuk base lawanya bersamaa dengan lord. Satu per satu hero pemain TLID tumbang.

Onic akhirnya berhasil mengakhiri perlawanan rivalnya itu pada menit ke-15 lebih 10 detik. Kemenangan itu membuat mereka berhak maju ke fase berikutnya.

Sebaliknya, Favian dan kawan-kawan harus pulang lebih awal. Laju mereka di babak playoff MPL ID Season 15 sudah terhenti.

Juar MPL ID season lalu itu harus pamit undur diri di kompetisi game MLBB itu tahun ini tanpa berkesempatan mencicipi fase perebutan upper bracket. (sib)

Editor : Budhi Prasetya
#mobile legends #Kairi #onic #mlbb #playoff #Game #MPL ID Season 15