Jawa Pos Radar Madiun – Match kedua babak playoff MPL ID Season 15 hari pertama mempertemukan Alter Ego dengan BTR.
Performa BTR yang meningkat menjelang berakhirnya regular season lebih diunggulkan ketimbang lawannya yang masih kerap tampil tidak stabil.
Ya, Alter Ego yang diperkuat player veteran Nino masih sering dibilang sering membuat blunder dan kurang disiplin di sejumlah pertandingan mereka.
Rinee, jungler muda mereka sempat memberikan asa saat menunjukkan performa ciamik di laga debutnya.
Namun, dalam pertandingan berikutnya ia justru dibuat tak berdaya. Pemain dengan gaya rambut eksentrik itu masih belum stabil.
Pemain yang mendapat julukan jungler berdarah panas itu kerap out of position sehingga kerap jadi sasaran empuk lawannya.
Itu kembali terlihat pada game pertama mereka di babak playoff MPL ID Season 15 hari Rabu 11 Juni 2025.
Ia tumbang pertama kali ketika game baru berjalan satu menit. Pergerakan tak jelas cenderung ragu-ragu di are river membuatnya jadi target utama light yang memainkan hero Kalea.
Roamer BTR itu dengan mudah mengeksekusi Ling yang digunakan Rinee setelah sebelumnya Anavel memberikan damage lumayan besar.
Ketimpangan terlihat di gold lane. Eman yang menggunakan Granger lebih mendominasi ketimbang Arfy yang memainkan Harith.
Menggunakan salah satu hero powernya, Eman leluasa join team fight pada menit ke-3. Hal yang jarang-jarang dilakukan seorang marksman di early game.
Tak heran jika keputusan Alter Ego tidak melakukan banned Granger saat draft phase mengundan pertanyaan banyak pihak.
Maklum, Eman kerap mengacak-acak pertahanan lawannya saat memainkan hero tersebut.
Pun demikian yang terjadi di game pertama. Ia mulai terlihat “semena-mena” dengan melakukan kill terhadap Dreams dan Rinee berurutan.
Tak cukup sampai di situ, ia sukses mencetak maniac. Itu bermula pada menit ke-8 lebih 28 detik.
Granger menumbangkan Harith, dilanjutkan Badang yang dimainkan Dreams, Selena milik Hijume dan Baxia yang digunakan Nino di menit 8 detik 36.
Alter Ego hanya menyisakan Rinee. Tapi itu tak berlangsung lama. Lingnya juga tumbang menyusul keempat rekannya di dalam area base-nya.
Meski unggul jauh, namun para pemain BTR tak buru-buru. Mereka memilih mengamankan obyektif berikutnya.
Eman cs menuju pit lord menggunakan fasilitas teleport yang dimiliki Luo Yi yang digunakan Moreno.
Perlahan mereka mulai mengerogoti pertahanan milik Alter Ego. Sati persatu turret dirobohkan.
Rinne mencoba menarget Eman yang menjaga jarak di barisan belakang para pemain BTR harus tumbang untuk ketujuh kalinya.
Akhirnya tim Robot Merah, julukan BTR, berhasil mengakhiri game pertama itu pada menit ke-11 lebih 35 detik. Skor game 1-0 untuk keunggulan Bigetron. (sib)
Editor : Budhi Prasetya