JAWA POS RADAR MADIUN - Film How to Train Your Dragon live action tengah meledak. Sejak rilis di layar lebar pertengahan Juni 2025 ini, kisah tentang bangsa viking dan naga itu banyak diganderungi masyarakat.
Sebelumnya, How to Train Your Dragon merupakan film animasi. Tiga judul telah tayang sebelumnya sejak 15 tahun yang lalu. Tepatnya pada 2010 silam.
Sekadar sebagai pengingat, berikut rekap alur cerita tiga film animasi How to Train Your Dragon yang dapat menjadi penyegaran sebelum nonton versi live action yang tengah tayang di bioskop saat ini.
How to Train Your Dragon (2010).
Di Pulau Berk, masyarakat hidup dalam ketakutan dan peperangan melawan naga. Hiccup, anak kepala suku yang kurus dan canggung, ingin membuktikan dirinya dengan menembak seekor naga jenis paling ditakuti, Night Fury.
Suatu ketika, dia menemukan sang naga terluka. Alih-alih hendak membunuh naga berwarna hitam itu, Hiccup justru melepaskannya dan menamainya Toothless.
Hiccup mulai memahami bahwa naga tidak sejahat yang dikira. Persahabatannya dengan Toothless membawanya pada konflik dengan budaya desanya yang telah lama memusuhi naga.
Dalam klimaks yang epik, Hiccup dan Toothless bekerja sama melawan Red Death, naga raksasa yang mengendalikan kawanan naga. Dia berhasil membuktikan bahwa manusia dan naga bisa hidup berdampingan.
How to Train Your Dragon 2 (2014).
Lima tahun setelah film pertama, Berk telah berubah menjadi desa yang bersahabat dengan naga. Hiccup, yang kini beranjak dewasa, menemukan peta baru dan menjelajahi dunia bersama Toothless.
Dia bertemu kembali dengan ibunya, Valka, yang ternyata hidup bersama naga-naga liar dan melindungi mereka dari pemburu naga.
Ancaman datang dari Drago Bludvist, seorang tiran yang ingin menaklukkan dunia dengan pasukan naga.
Karena dalam kendali Alpha (naga milik Drago), tanpa disadari Toothless membunuh Stoick (ayah Hiccup).
Namun dengan keberanian dan kepemimpinan Hiccup, Toothless berhasil membebaskan diri dan melawan Alpha.
Film ini menegaskan transformasi Hiccup dari anak-anak menjadi pemimpin sejati, pewaris kepala suku yang mampu menyatukan manusia dan naga.
How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019).
Kehidupan di Berk semakin sulit karena jumlah naga yang semakin banyak. Hiccup mendengar legenda tentang Hidden World, tempat rahasia dan aman bagi para naga.
Bersama Toothless, dia berusaha menemukan tempat itu demi keselamatan kawanan naga.
Petualangan makin rumit saat Toothless jatuh cinta pada Light Fury, naga betina langka dari jenis Toothless.
Momen asmara dua naga itu terjadi ketika Hiccup harus menghadapi Grimmel, pemburu naga yang ingin membunuh semua Night Fury.
Dalam pertempuran akhir, Hiccup menyadari bahwa manusia dan naga harus berpisah agar tetap selamat.
Dengan berat hati, Hiccup melepas Toothless dan naga lainnya ke Hidden World. Beberapa tahun kemudian, Hiccup dan Astrid memiliki anak.
Mereka berlayar ke tempat persembunyian naga untuk bertemu kembali dengan Toothless dan keluarganya. Sebuah akhir manis yang penuh haru.
Trilogi ini menyajikan perkembangan karakter Hiccup dari bocah lemah menjadi pemimpin yang bijak.
Serta, mengeksplorasi tema besar tentang persahabatan, keberanian, pengorbanan, dan hidup berdampingan dengan alam.
Perjalanan epik Hiccup dan Toothless telah mengukir sejarah sebagai salah satu kisah animasi terbaik sepanjang masa. (den)
Editor : Deni Kurniawan