Jawa Pos Radar Madiun – Cabai salah satu bahan dapur yang hampir selalu tersedia di setiap rumah tangga Indonesia.
Namun, cabai segar sering kali mudah layu dan busuk jika tidak segera digunakan.
Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu solusi paling efektif adalah mengolahnya menjadi acar cabai.
Tidak hanya membuat cabai jadi lebih awet, acar cabai juga memberikan cita rasa yang khas: pedas, asam, dan sedikit aromatik.
Rasanya sangat cocok untuk pendamping berbagai hidangan seperti mi goreng, nasi uduk, bakso, hingga sate.
Manfaat Mengolah Cabai Jadi Acar
Bukan sekadar cara pengawetan, tapi juga cara menghadirkan sensasi rasa baru yang lebih seimbang dan tahan lama.
Kombinasi cuka, gula, dan rempah-rempah bisa meningkatkan aroma serta menjaga kesegaran cabai hingga berminggu-minggu.
Berikut ini bahan dan langkah lengkap untuk membuat acar cabai rumahan yang mudah dan awet sampai sebulan.
Bahan-Bahan
250 gram cabai rawit atau cabai keriting
100 gram air
100 ml cuka putih
1/2 sendok teh gula pasir
1/2 sendok makan garam
1 sendok teh biji ketumbar
1 sendok teh merica butiran
1 stoples kaca bersih berukuran sedang (pastikan tutupnya rapat)
Langkah Membuat Acar Cabai
1. Cuci Cabai hingga Bersih
Bersihkan seluruh cabai di bawah air mengalir. Agar cairan bumbu meresap sempurna, tusuk-tusuk cabai menggunakan lidi bersih yang runcing.
Ini juga membantu mencegah cabai meletus saat difermentasi.
2. Rebus Cairan Acar
Panaskan air, cuka putih, gula, garam, biji ketumbar, dan merica dalam panci kecil. Aduk hingga semua bahan larut sempurna.
Aroma dari ketumbar dan merica akan memberikan karakter khas pada acarnya.
3. Masukkan Cabai ke dalam Stoples
Tata cabai yang sudah ditusuk-tusuk ke dalam toples kaca bersih. Pastikan toples benar-benar kering dan steril agar proses fermentasi berjalan dengan baik.
4. Tuang Air Rebusan
Setelah cairan bumbu matang dan sedikit hangat, tuangkan ke dalam toples hingga seluruh cabai terendam. Tutup rapat toples dan simpan di tempat sejuk dan gelap.
5. Proses Fermentasi Selama 7 Hari
Diamkan toples selama setidaknya satu minggu. Setelah itu, kamu bisa mencicipi acarnya. Jika terasa terlalu asam atau kurang cairan, tambahkan sedikit campuran air dan cuka putih.
Tips agar Acar Cabai Tahan Lama
Gunakan toples kaca yang steril untuk mencegah kontaminasi bakteri. Simpan di tempat sejuk dan hindari sinar matahari langsung agar tidak cepat rusak.
Editor : Andi Chorniawan