Jawa Pos Radar Lawu – Tak sekadar gaya hidup, stroller bayi kini jadi kebutuhan pokok bagi orang tua modern yang aktif. Keberadaan kereta dorong ini memudahkan mobilitas bersama si kecil tanpa harus menggendong sepanjang waktu.
Praktis, ergonomis, dan lebih ramah punggung. Itulah mengapa banyak orang tua tak ragu menjadikan stroller sebagai investasi penting sejak bayi baru lahir.
Lebih dari itu, stroller bayi juga menunjang kenyamanan dan tumbuh kembang anak.
Dengan ruang gerak yang lebih bebas dibandingkan gendongan, bayi lebih leluasa mengeksplorasi dunia di sekelilingnya.
Saat kelelahan, si kecil pun bisa langsung tertidur dengan nyaman.
Tak heran jika stroller dianggap sebagai cara paling aman dan modern untuk membawa bayi bepergian.
Terlebih, sabuk pengaman membuat bayi tetap stabil dan aman di perjalanan.
Cara Memilih Stroller Bayi yang Tepat
1. Kenali Tipe Stroller Sesuai Kebutuhan
Tak semua stroller cocok untuk semua keluarga. Berikut empat tipe stroller bayi yang bisa jadi pertimbangan:
Full-sized stroller
Cocok untuk penggunaan sehari-hari di berbagai medan. Rangkanya kokoh, bisa digunakan hingga anak berusia 3 tahun dengan berat maksimal 25 kg.
Umbrella stroller
Ringan dan mudah dilipat. Praktis untuk bepergian, terutama dengan kendaraan umum. Ideal untuk bayi usia 6 bulan ke atas.
Double stroller
Didesain untuk dua anak sekaligus, baik kembar maupun usia berdekatan. Tersedia dalam model side-by-side (berdampingan) dan tandem (berbaris depan-belakang).
Stroller multifungsi (car seat)
Bisa diubah menjadi car seat. Pilihan ideal untuk orang tua yang sering bepergian dengan mobil. Umumnya bisa dipakai sejak newborn hingga berat 15 kg.
2. Cek Fitur Tambahan yang Meningkatkan Kenyamanan
Agar pengalaman menggunakan stroller lebih maksimal, perhatikan fitur-fiturnya.
Perlindungan ekstra untuk bayi dari serangan serangga, terutama saat berjalan-jalan di luar rumah.
Solusi praktis menyimpan perlengkapan bayi atau belanjaan tanpa harus membawa tas tambahan.
Mudah dilipat dan disimpan, terutama untuk rumah mungil atau bagasi mobil kecil.
Redam getaran saat melintasi jalanan bergelombang. Membantu bayi tetap tenang dan aman.
Bisa atur arah duduk bayi, baik menghadap depan atau menghadap orang tua. Ideal untuk memantau atau menghibur bayi.
Tinggi pegangan bisa diatur, cocok untuk orang tua dengan postur tubuh berbeda. Lebih ergonomis dan nyaman saat didorong.
Rekomendasi Sebelum Membeli
Tentukan prioritas: aktivitas utama (jalan santai, traveling, atau mobilitas perkotaan).
Sesuaikan dengan usia dan berat bayi.
Perhatikan fitur keselamatan seperti rem, sabuk pengaman, dan rangka kokoh.
Pilih merek terpercaya dan bergaransi resmi. (den)
Editor : Deni Kurniawan