Jawa Pos Radar Madiun – Pernahkah mendapati ban mobil kempes padahal kendaraan sama sekali tidak digunakan selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu?
Fenomena ini sering membuat pemilik kendaraan bingung, terlebih ketika tidak ada tanda-tanda kebocoran besar yang terlihat.
Namun, nyatanya kondisi ban mobil yang kempes saat tidak dipakai bukanlah hal aneh.
Sejumlah faktor teknis dan alami bisa menyebabkan tekanan angin dalam ban berkurang secara perlahan, meski mobil terparkir diam. Berikut penjelasan lengkapnya!
1. Tekanan Udara Turun Secara Alami
Udara dalam ban bersifat dinamis. Meskipun ban tidak bocor, tekanan angin tetap bisa berkurang karena sifat alami udara yang merespons perubahan suhu.
Ketika suhu sekitar menurun, tekanan angin dalam ban ikut berkurang. Ini sebabnya ban cenderung kempes saat mobil didiamkan dalam suhu rendah atau tidak digunakan dalam waktu lama.
2. Suhu Lingkungan yang Dingin
Lokasi parkir juga punya pengaruh besar. Mobil yang diparkir di atas permukaan lantai ubin, beton, atau tempat yang bersuhu dingin akan mempercepat proses pelepasan udara lewat pori-pori karet ban.
Secara perlahan, ban kehilangan tekanan angin tanpa harus mengalami kebocoran nyata.
3. Permukaan dan Posisi Parkir yang Kurang Ideal
Tak hanya tempat dingin, parkir di area panas atau terkena sinar matahari langsung juga dapat merusak ban.
Suhu ekstrem dapat menyebabkan retakan halus pada tapak ban, sementara permukaan keras yang tidak rata bisa membuat beban tertumpu pada satu sisi, meningkatkan tekanan di titik tertentu dan mempercepat keausan.
4. Retakan Halus pada Tapak Ban
Ban yang sudah tua biasanya menunjukkan retakan mikro pada bagian tapak. Retakan ini menjadi jalur keluar udara secara perlahan.
Bahkan jika tidak terlihat mata, celah mikro ini cukup untuk membuat ban kehilangan tekanan dalam hitungan hari.
Karena itu, produsen ban umumnya merekomendasikan penggantian setiap enam tahun, meski kembang ban masih tebal.
5. Tambalan Tidak Sempurna
Jika ban pernah ditambal dan tambalannya tidak rapat sempurna, maka risiko bocor halus sangat tinggi.
Kebocoran mikro dari tambalan bisa terjadi tanpa disadari, apalagi jika tekanan angin dalam ban di bawah standar.
Seiring waktu, hal ini menyebabkan ban terlihat kempes padahal kendaraan tidak digunakan.
Cegah Ban Kempes Saat Mobil Parkir Lama
Untuk menghindari masalah ini, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
Rutin periksa tekanan ban, bahkan saat mobil tidak digunakan.
Parkir di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik.
Hindari permukaan parkir yang ekstrem, terlalu panas atau terlalu dingin.
Gunakan tire stopper atau ganjal roda untuk distribusi beban lebih merata.
Ganti ban secara berkala sesuai usia atau kondisi visualnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Anda bisa menjaga ban tetap prima dan siap digunakan kapan pun mobil ingin dinyalakan kembali. (cor)
Editor : Andi Chorniawan