Jawa Pos Radar Madiun - Mobil buatan Tiongkok (China) kian sering terlihat di jalanan Indonesia.
Namun, apakah benar kendaraan dari Negeri Tirai Bambu itu sudah mendominasi pasar otomotif nasional? Ternyata jawabannya belum.
Meski menghadirkan harga kompetitif, kelengkapan fitur canggih, hingga inovasi yang semakin matang, dominasi pasar masih dipegang oleh merek-merek Jepang, terutama Toyota.
Berdasarkan data penjualan (wholesales) mobil nasional sepanjang tahun 2024 hingga kuartal pertama 2025, Toyota menjadi pemimpin pasar dengan pangsa yang stabil.
Sepanjang tahun 2024, Toyota menguasai 33,4 persen pasar. Angka itu sedikit meningkat menjadi 33,6 persen pada kuartal I 2025.
Toyota Kijang Innova tercatat sebagai model terlaris sepanjang 2024, dengan total penjualan mencapai 63.676 unit.
Model legendaris ini juga terus mempertahankan dominasinya hingga awal 2025.
Selain Innova, lini model Toyota lain seperti Avanza, Calya, Rush, dan Agya juga selalu masuk dalam daftar mobil terlaris nasional.
Tak hanya Toyota, merek Jepang lainnya seperti Daihatsu dan Honda juga menempati posisi kuat di pasar.
Model seperti Daihatsu Sigra, Gran Max Pick-Up, dan Honda Brio terbukti konsisten meraih penjualan tinggi di berbagai segmen.
Mobil China Belum Dominan
Di sisi lain, mobil buatan China seperti Wuling, Chery, dan MG memang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Dengan menawarkan spesifikasi dan fitur mumpuni setara mobil Jepang atau Eropa, harga yang mereka tawarkan seringkali jauh lebih terjangkau.
Namun, dominasi merek Jepang di pasar otomotif Indonesia masih sulit digeser.
Loyalitas konsumen terhadap merek lama yang sudah teruji, kualitas layanan purna jual, serta ketersediaan suku cadang menjadi faktor penting.
Tentu dalam menjaga posisi merek-merek lama di hati konsumen.
Pasar mobil bekas pun turut mempengaruhi.
Konsumen Indonesia cenderung lebih berhati-hati memilih mobil dari merek yang belum punya rekam jejak panjang dalam hal reliabilitas maupun nilai jual kembali.
Walau pertumbuhan mobil China patut diapresiasi, belum ada tanda-tanda mereka akan menggantikan dominasi Toyota dan merek Jepang lainnya dalam waktu dekat.
Konsumen Indonesia masih lebih percaya pada merek yang telah terbukti bertahun-tahun. (rio/naz)
Editor : Mizan Ahsani