Jawa Pos Radar Madiun – Bougenville rambat adalah salah satu tanaman hias favorit di Indonesia.
Dengan warna bunganya yang mencolok dan tahan lama, bougenville cocok untuk mempercantik pagar, dinding, hingga taman minimalis.
Namun, agar bougenville tumbuh subur dan rajin berbunga, ada beberapa teknik perawatan yang perlu diperhatikan.
Tanaman ini tergolong mudah dirawat, tetapi tanpa pencahayaan cukup atau pemangkasan teratur, bougenville bisa mandek pertumbuhannya dan hanya menghasilkan daun tanpa bunga.
Simak panduan lengkap berikut agar bougenville Anda tampil maksimal sepanjang tahun.
1. Pencahayaan Maksimal: Kunci Bougenville Rajin Berbunga
Bougenville menyukai matahari penuh minimal 6–8 jam per hari.
Semakin banyak sinar matahari, semakin lebat dan cepat bunga bermekaran.
Tanaman yang kurang cahaya cenderung tumbuh rimbun daun tanpa bunga.
Tempatkan di lokasi terbuka seperti halaman, pagar, atau balkon yang mendapat paparan cahaya langsung.
2. Teknik Penyiraman untuk Memicu Bunga Cepat Mekar
Siram rutin saat tanaman masih muda agar akar berkembang kuat.
Setelah muncul kuncup bunga, kurangi penyiraman selama 3–4 hari (fase kering) untuk memicu mekarnya bunga.
Setelah bunga mekar, kembalikan penyiraman normal.
Hindari overwatering karena bisa membuat akar busuk dan memperlambat pertumbuhan bunga.
3. Pemupukan Rutin untuk Mendongkrak Produksi Bunga
Gunakan pupuk NPK dengan formula seimbang seperti 10-10-10.
Pupuk diberikan setiap 2–4 minggu, terutama di masa berbunga.
Pilihan lain: pupuk khusus bunga berbasis fosfor tinggi seperti 10-30-10 untuk merangsang tunas bunga.
4. Pemangkasan Cabang untuk Tunas dan Bunga Baru
Pangkas rutin cabang yang mati, layu, atau terlalu panjang.
Potong tepat di atas buku daun agar tumbuh tunas baru.
Pemangkasan dilakukan setelah masa berbunga agar tanaman lebih cepat beradaptasi dan siap berbunga lagi.
Selain mempercantik bentuk, pemangkasan juga mengarahkan nutrisi ke cabang produktif.
5. Media Tanam Ideal agar Akar Bougenville Tidak Cepat Busuk
Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan pasir agar drainase optimal.
Tanaman ini tidak menyukai media yang terlalu lembap.
Jika ditanam di pot, pastikan ada lubang drainase di dasar pot. (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan