Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bikin Bonsai Beringin Indah dan Sehat di Rumah? Ini Teknik Pemangkasan dan Pengawatan yang Harus Dikuasai!

Dewanti Septianingrum • Rabu, 6 Agustus 2025 | 01:59 WIB

 

Ilustrasi bonsai beringin yang indah dan sehat.
Ilustrasi bonsai beringin yang indah dan sehat.

Jawa Pos Radar Madiun - Bonsai beringin adalah salah satu jenis bonsai paling populer di Indonesia.

Selain mudah dibentuk, tanaman ini tahan banting dan punya akar gantung yang menambah nilai estetika.

Menanam bonsai beringin dalam pot kecil jadi pilihan ideal bagi pemula maupun pecinta bonsai yang ingin memulai dari ruang terbatas.

Berikut panduan lengkap cara membuat bonsai beringin mini yang indah dan kuat.

1. Pilih Bibit Beringin Berkualitas

Kunci utama dari bonsai yang bagus adalah bibit yang sehat dan memiliki karakter batang menarik. Pilih bibit beringin dengan:

Batang kokoh dan bercabang alami

Akar tunggang yang terlihat kuat

Daun hijau segar tanpa bercak atau hama

Tunas baru aktif sebagai tanda tanaman tumbuh sehat

2. Gunakan Pot dan Media Tanam yang Sesuai

Pot:

Gunakan pot bonsai dangkal agar pertumbuhan akar terbatas dan mudah dibentuk. Pilih yang memiliki lubang drainase cukup.

Media Tanam Ideal:

Campuran berikut sangat dianjurkan:

50% tanah taman

25% pasir kasar atau pasir Malang

25% kompos matang atau pupuk organik

Media ini akan membantu menjaga kelembaban tanpa membuat akar busuk.

3. Atur Akar dan Batang dengan Kawat

Setelah bibit dipindahkan ke pot kecil, lakukan pemangkasan akar secara hati-hati:

Potong akar panjang agar sistem perakaran lebih menyebar

Gunakan kawat bonsai stainless steel untuk membentuk batang dan cabang

Pengawatan harus dilakukan perlahan dan bertahap, pastikan tidak melukai kulit batang

Periksa pengawatan secara rutin agar kawat tidak masuk ke jaringan tanaman

4. Lakukan Perawatan Harian yang Disiplin

Penyiraman:

Siram saat media mulai mengering, biasanya sekali atau dua kali sehari tergantung cuaca.

Pemupukan:

Gunakan pupuk slow release khusus bonsai atau pupuk organik cair seminggu sekali.

Pemangkasan:

Pangkas tunas yang tumbuh liar

Bentuk ulang cabang yang menyimpang

Rapikan daun yang mengganggu tampilan artistik

Penempatan:

Letakkan di tempat yang terkena cahaya pagi atau sore, hindari sinar matahari langsung sepanjang hari agar daun tidak gosong.

5. Perawatan Berkala agar Bonsai Beringin Tahan Lama

Repotting: Ganti media tanam setiap 1–2 tahun sekali untuk menjaga kualitas tanah dan akar.

Pengamatan Hama: Waspadai ulat, kutu putih, dan jamur. Gunakan insektisida organik jika diperlukan.

Latihan Bentuk: Ulangi pengawatan atau pemangkasan bila batang mulai tumbuh liar. 

Dengan perawatan yang konsisten, bonsai beringin mini tidak hanya menjadi dekorasi rumah yang estetis, tapi juga bentuk kepuasan tersendiri dalam merawat makhluk hidup kecil yang indah. (dew/cor)

Editor : Andi Chorniawan
#perawatan #bibit #rumah #pemangkasan #bonsai beringin