Jawa Pos Radar Madiun - Persaingan mobil listrik murah di Indonesia semakin sengit usai Jetour Motor Indonesia memperkenalkan model kompak terbarunya, Jetour X20e, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Mobil mungil ini langsung menarik perhatian karena diposisikan sebagai pesaing kuat BYD Atto 1 dan Wuling Binguo EV yang sudah lebih dulu bermain di segmen city car listrik.
Marketing Director Jetour Motor Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengungkapkan bahwa kehadiran X20e menjadi momen penting untuk mengenalkan line-up terbaru mereka di pasar otomotif nasional.
Baca Juga: BYD Atto 1, Mobil Listrik Rp 195 Juta yang Penuh Fitur Canggih dan Tembus 380 Km!
“Kami memperkenalkan X20e pada khalayak Indonesia di GIIAS 2025 dan segera bisa menjadi pilihan konsumen,” ujarnya di sela pameran, Rabu (30/7/2025), seperti dilansir dari Otodriver.com.
Meski belum resmi diluncurkan, Jetour menjanjikan harga X20e bakal sangat kompetitif dan bahkan diklaim bisa melebihi ekspektasi konsumen.
“Kami tengah menggodok harga dan waktu rilisnya, tapi yang jelas kami ingin memberi kejutan,” tambah Ranggy.
Jetour X20e akan tersedia dalam dua varian berdasarkan kapasitas baterai.
Varian pertama memakai baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) 28,5 kWh dengan jarak tempuh 305 km berdasarkan standar CLTC.
Sedangkan varian kedua mengusung baterai 39,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 405 km. Keduanya akan dibekali motor listrik bertenaga 53 hp dan torsi 110 Nm.
Dari sisi pengisian daya, Jetour X20e sudah mendukung pengisian AC dan DC dengan soket CCS2.
Untuk pengisian daya dari 30–80 persen menggunakan charger AC membutuhkan waktu sekitar 9 jam, sedangkan untuk DC hanya butuh 30 menit—standar umum city car listrik masa kini.
Menariknya, X20e juga tercatat sebagai Jetour pertama dengan setir kanan dan menjadi model kompak pertama mereka yang dirancang untuk pasar luar China.
Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.720 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.608 mm, dan jarak sumbu roda 2.520 mm—cocok untuk penggunaan urban maupun jalan sempit di daerah.
Untuk sistem suspensinya, Jetour X20e menggunakan MacPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang, dikombinasikan dengan rem cakram pada keempat rodanya.
Dari sisi fitur, X20e cukup impresif dengan kehadiran layar head unit 10,25 inci yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay nirkabel, serta audio 6 speaker.
Fitur kenyamanan lainnya meliputi speedometer digital 7 inci, wireless charging, kamera 360 derajat, rem parkir elektrik dengan auto hold, tombol start/stop engine, serta spion elektrik.
Dengan kombinasi desain kompak, fitur modern, dan potensi harga bersaing, Jetour X20e diprediksi bakal memberi tekanan besar pada pemain mapan seperti BYD Atto 1 dan Wuling Binguo EV, sekaligus membuka alternatif baru bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil listrik terjangkau. (gar)
Editor : Tegar Rukmana