Jawa Pos Radar Madiun - Bonsai gaya Taiwan adalah pendekatan artistik yang mengedepankan kebebasan bentuk, kesan tua, dan kekuatan karakter batang serta cabang.
Gaya ini menjadi salah satu favorit di kalangan penghobi bonsai karena memberikan kesan dramatis dan seperti tumbuh liar di alam keras.
Lewat teknik khusus dan penataan alami, bonsai Taiwan Style bisa terlihat seperti pohon tua yang bertahan hidup di tengah badai waktu.
Ciri Khas Bonsai Gaya Taiwan
Gaya bonsai ini punya ciri yang sangat mencolok dan berbeda dari gaya Jepang atau Tiongkok:
Batang meliuk ekstrem tanpa pola simetri yang kaku.
Pembentukan gaya Taiwan menekankan kesan alami, tapi tetap membutuhkan teknik yang presisi:
Pengawatan dilakukan sejak awal pada batang muda untuk membentuk liukan ekstrem.
Kawat dibungkus rafia agar batang tidak luka saat dililit atau ditekuk keras.
Pemangkasan bertahap dilakukan untuk menciptakan ruang visual dan menonjolkan cabang utama.
Jaga agar setiap cabang mendukung alur batang, bukan melawannya.
Teknik Kayu Mati: Kekuatan Artistik Gaya Taiwan
Salah satu daya tarik gaya Taiwan adalah efek “pohon tua” yang dicapai dengan teknik jin dan shari:
Tidak semua tanaman bisa dibentuk ekstrem seperti gaya Taiwan. Berikut beberapa yang direkomendasikan:
Juniperus: lentur, tahan banting, dan cocok untuk teknik jin & shari.
Pinus lokal atau luar: batang kuat dan karakter tua alami.
Cemara duri, Santigi, dan Serut: batang bisa dibentuk dan punya daya tahan tinggi.
Pilih pohon yang cepat bereaksi terhadap pelatihan dan tahan terhadap teknik ekstrim. (cor)
Editor : Andi Chorniawan