Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Banyak yang Salah Paham, Ternyata Begini Arti Sebenarnya Kode Warna pada Pasta Gigi

Mizan Ahsani • Jumat, 15 Agustus 2025 | 21:50 WIB
Ilustrasi Kode Warna Pasta Gigi
Ilustrasi Kode Warna Pasta Gigi

 

Jawa Pos Radar Madiun - Pernahkah kamu memperhatikan ada kotak kecil berwarna di bagian ujung kemasan pasta gigi? Bentuknya seperti persegi panjang kecil, dengan warna yang berbeda-beda bisa hijau, biru, merah, atau bahkan hitam.

Meski hanya berupa tanda kecil, banyak orang percaya bahwa warna tersebut memiliki arti penting terkait kandungan pasta gigi yang kita gunakan sehari-hari.

Di media sosial, beredar kabar bahwa warna-warna itu menandakan komposisi bahan: hijau untuk bahan alami, biru untuk campuran bahan alami dan obat, merah untuk campuran bahan alami dan kimia, dan hitam untuk bahan kimia sepenuhnya.

Teori ini telah beredar luas di berbagai platform sejak bertahun-tahun lalu, bahkan menjadi bahan perbincangan di forum kesehatan dan lifestyle. Namun, benarkah demikian?

Ternyata, anggapan tersebut hanyalah mitos. Kotak warna kecil itu bukanlah indikator kandungan atau kualitas pasta gigi.

Dalam dunia industri kemasan, tanda ini dikenal dengan nama eye mark atau color mark. Fungsinya sepenuhnya teknis: membantu mesin di pabrik mengidentifikasi bagian mana dari kemasan yang harus dipotong, dilipat, atau disegel.

Menurut penjelasan beberapa produsen kemasan, eye mark ini dibaca oleh sensor optik pada mesin produksi.

Warna yang digunakan dipilih berdasarkan kontrasnya dengan desain kemasan, sehingga mesin bisa mendeteksi tanda tersebut dengan cepat.

Warna yang berbeda pada pasta gigi hanya menyesuaikan kebutuhan desain dan pembacaan mesin tidak ada hubungannya dengan keamanan atau kandungan produk.

Lalu, bagaimana mitos ini bisa muncul? Beberapa sumber menyebut bahwa kesalahpahaman bermula dari kebiasaan masyarakat yang mengaitkan warna dengan makna tertentu, seperti warna hijau yang identik dengan alam atau hitam yang sering diasosiasikan dengan bahaya.

Ketika tanda warna di kemasan pasta gigi terlihat konsisten, muncullah asumsi bahwa tanda itu adalah kode rahasia dari pabrik.

Sayangnya, kabar ini terus menyebar karena terlihat logis bagi sebagian orang. Apalagi di era media sosial, informasi tanpa verifikasi mudah sekali viral dan dianggap kebenaran.

Seorang dosen teknik kemasan di salah satu universitas teknologi di Indonesia menjelaskan bahwa eye mark digunakan di berbagai jenis produk kemasan, tidak hanya pasta gigi.

"Kalau kita lihat kemasan makanan ringan, minuman dalam kemasan, atau obat, biasanya juga ada tanda kecil ini. Mesin membutuhkan titik referensi untuk memastikan pemotongan dan penyegelan presisi," ujarnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menegaskan bahwa penentuan kandungan pasta gigi hanya bisa diketahui lewat daftar komposisi yang wajib dicantumkan produsen di kemasan.

Warna kotak kecil tidak diatur sebagai penanda komposisi, sehingga tidak bisa dijadikan acuan.

Cara Memilih Pasta Gigi yang Aman

Daripada menebak-nebak dari warna kotak, ada beberapa cara lebih tepat untuk memilih pasta gigi yang aman:

1. Baca label komposisi – Perhatikan bahan aktif seperti fluoride, triclosan, atau bahan herbal.

2. Cari izin edar – Pastikan ada nomor registrasi BPOM atau standar internasional.

3. Pilih sesuai kebutuhan – Misalnya untuk gigi sensitif, gusi berdarah, atau pemutih.

4. Konsultasi ke dokter gigi – Terutama jika punya masalah gigi dan mulut tertentu.

Warna kotak kecil di ujung pasta gigi memang terlihat misterius, tapi fungsinya murni teknis untuk produksi, bukan penanda rahasia kandungan.

Baca Juga: Waspada! Konsumsi Gula Berlebih Bisa Picu Gigi Berlubang dan Ganggu Kesehatan

Mitos ini menjadi contoh menarik bagaimana asumsi bisa berkembang menjadi "fakta" di masyarakat tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Jadi, lain kali saat melihat pasta gigi di rumah, kamu sudah tahu jawabannya: warna itu hanya panduan untuk mesin pabrik, bukan panduan untuk memilih produk. Untuk kesehatan gigi dan mulut, bacalah label komposisi dan konsultasikan pada ahlinya.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#arti kode #pasta gigi #mitos pasta gigi #kesehatan gigi #kode warna