Jawa Pos Radar Madiun – Pasar buah segar terus menunjukkan pertumbuhan positif, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
Beberapa jenis buah bahkan selalu menjadi incaran pembeli karena rasanya yang khas, kandungan gizinya, dan peluang bisnis yang menguntungkan.
Berikut ini 6 buah terlaris dengan peluang ekspor yang tinggi.
1. Pisang
Pisang menjadi primadona di pasar buah berkat rasanya yang manis dan tekstur lembut.
Varietas Cavendish dan Pisang Mas mendominasi permintaan, tidak hanya untuk konsumsi segar tetapi juga industri makanan olahan.
Tingkat produksinya tinggi, namun permintaan ekspor tetap besar, terutama dari negara-negara Asia dan Timur Tengah.
2. Mangga
Dengan rasa manis alami dan aroma segar, mangga menjadi salah satu buah tropis yang paling diminati.
Permintaan ekspor ke Timur Tengah, Jepang, dan Korea Selatan terus meningkat setiap tahun.
Varietas seperti Mangga Arumanis dan Harum Manis menjadi favorit pembeli internasional.
3. Jeruk
Jeruk adalah buah yang laris sepanjang tahun berkat kandungan vitamin C yang tinggi.
Jenis jeruk siam dan jeruk manis menjadi komoditas unggulan di pasar lokal, sementara jeruk keprok memiliki permintaan besar di luar negeri.
Stabilnya permintaan membuat jeruk menjadi komoditas dengan prospek bisnis jangka panjang.
4. Alpukat
Tren hidup sehat memicu lonjakan permintaan alpukat, terutama varietas alpukat mentega dan alpukat hass.
Lemak tak jenuh tunggal yang dikandungnya membuat buah ini populer di kalangan konsumen diet sehat dan atlet.
Pasokan lokal kerap tidak mencukupi, membuka peluang bagi petani untuk masuk ke pasar ekspor.
5. Durian
Dikenal sebagai “raja buah”, durian premium asal Indonesia memiliki penggemar setia di berbagai negara, terutama Tiongkok.
Varietas Musang King, Montong, dan lokal unggulan seperti Petruk dan Kani menjadi incaran saat musim panen.
Nilai jualnya yang tinggi membuat durian menjadi komoditas strategis bagi pelaku bisnis buah.
Melihat tren ini, pelaku usaha buah segar memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnis, baik melalui penjualan lokal maupun ekspor, dengan tetap menjaga kualitas dan pasokan yang konsisten. (cor)
Editor : Andi Chorniawan