Jawa Pos Radar Madiun – Kebiasaan menyentuh pipi dengan tangan kotor sering dianggap sepele, padahal dapat menjadi penyebab utama munculnya jerawat.
Perpindahan bakteri dan kotoran dari tangan ke kulit wajah membuat pori-pori tersumbat, memicu infeksi, hingga peradangan.
Akibatnya, jerawat baru mudah bermunculan, sementara jerawat lama bisa semakin parah.
Bagaimana Kebiasaan Menyentuh Pipi Menyebabkan Jerawat?
1. Transfer Bakteri dan Kotoran ke Wajah
Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai permukaan.
Saat menyentuh pipi, bakteri, debu, dan minyak berpindah ke kulit wajah sehingga meningkatkan risiko jerawat.
2. Penyumbatan Pori-Pori Kulit
Kotoran yang menempel di kulit wajah dapat masuk ke dalam pori-pori. Jika tidak dibersihkan, penyumbatan ini akan menjadi pemicu munculnya jerawat.
3. Infeksi dan Peradangan Kulit
Pori-pori yang tersumbat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Kondisi ini menyebabkan infeksi, peradangan, dan munculnya jerawat meradang yang lebih sulit diatasi.
Tips Ampuh Mencegah Jerawat di Pipi
1. Hindari Menyentuh Wajah
Kurangi kebiasaan menyentuh pipi, terutama jika tangan belum dicuci, untuk mencegah perpindahan bakteri.
2. Jaga Kebersihan Tangan
Cuci tangan menggunakan sabun antibakteri secara rutin agar risiko jerawat semakin kecil.
3. Bersihkan Layar Ponsel
Ponsel yang sering ditempelkan ke pipi bisa menjadi sarang bakteri. Bersihkan layar secara teratur untuk mencegah perpindahan kuman ke wajah.
4. Ganti Sarung Bantal Secara Rutin
Sarung bantal menyerap minyak, debu, dan kotoran dari wajah. Ganti minimal seminggu sekali agar kulit tetap bersih.
5. Gunakan Produk Skincare Non-Komedogenik
Pilih skincare dan kosmetik yang tidak menyumbat pori-pori serta sesuai dengan jenis kulit.
Menyentuh pipi dengan tangan kotor memang terlihat sepele, tetapi bisa memicu jerawat dan membuat kondisi kulit semakin buruk.
Dengan menjaga kebersihan tangan, wajah, dan barang-barang yang sering bersentuhan dengan kulit, Anda dapat mencegah jerawat sekaligus menjaga kesehatan kulit wajah secara optimal. (cor)
Editor : Andi Chorniawan