Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dibilang Ganteng seperti Arjuna, Bisa Jadi Itu Sindiran! Berikut Sederet Watak Buruk Tokoh Wayang Pandawa Itu

Deni Kurniawan • Jumat, 29 Agustus 2025 | 03:57 WIB
Wujud rupawan karakter wayang Arjuna dalam dunia pewayangan Jawa.
Wujud rupawan karakter wayang Arjuna dalam dunia pewayangan Jawa.

Jawa Pos Radar Madiun - Dalam dunia pewayangan, nama Arjuna selalu identik dengan rupa tampan, halus budi, dan sakti mandraguna. Tak heran jika banyak orang mengasosiasikan wajah tampan dengan Arjuna.

Namun, jika ditelusuri lebih dalam, kisah dalam beberapa lakon wayang justru mengungkap bahwa Arjuna bukanlah sosok tanpa cela.

Di balik pesona dan kehebatannya, ada watak buruk dan kesalahan yang melekat pada dirinya.

Kurang Perhitungan dan Mudah Terpancing Emosi

Dalam lakon wayang Abimanyu Dakwa, Arjuna menunjukkan watak buruknya. Dia tega terhadap anak kandungnya.

Dia nekat menghajar Abimanyu, anaknya sendiri, setelah mendengar cerita dari Kresna. Padahal Kresna kala itu bukan yang asli, melainkan penyamaran Durna.

 

Gemar Wanita dan Poligami Berlebihan

Arjuna dikenal sebagai tokoh yang mudah jatuh hati pada banyak perempuan. Ia memiliki banyak istri, di antaranya Subadra, Srikandi, Ulupi, Citraganda, bahkan masih ada nama lain dalam lakon-lakon tertentu.

Sikapnya yang gemar wanita membuatnya dianggap kurang mampu menjaga kesetiaan.

Mudah Terjebak Dalam Nafsu

Meski dikenal halus budi, Arjuna sering kali digambarkan mudah terbawa nafsu duniawi, baik dalam hal asmara maupun kekuasaan.

Beberapa lakon menggambarkan Arjuna tidak segan menerima pinangan dari dewi atau putri kahyangan tanpa memikirkan dampaknya bagi keluarga Pandawa.

Egois dan Ingin Selalu Dikagumi

Arjuna kerap haus pujian. Dalam beberapa lakon, ia merasa dirinya paling utama di antara para Pandawa karena wajahnya rupawan dan kehebatannya dalam memanah.

Sifat ini membuatnya kadang sulit menerima pendapat orang lain, bahkan dari saudara sendiri.

Lemah Dalam Mengendalikan Perasaan

Berbeda dengan Yudistira yang tenang atau Bima yang tegas, Arjuna sering kali larut dalam kegalauan.

Dalam lakon Arjuna Wiwaha, misalnya, dia sempat bimbang menghadapi godaan bidadari yang dikirim Batara Indra. Meski akhirnya lulus ujian, keraguannya memperlihatkan sisi rapuhnya.

Menjadi Biang Konflik Dalam Beberapa Lakon

Ada lakon-lakon yang menyebut Arjuna justru menjadi pemicu masalah. Misalnya dalam kisah Arjuna Sasrabahu atau Arjuna Tapa.

Keinginannya untuk mencari kesaktian dan pengakuan kerap membawa masalah baru, baik bagi dirinya maupun keluarganya.

Pesona Arjuna yang Rupawan, tapi Tak Luput dari Kekurangan

Arjuna memang sosok ksatria yang memikat dengan wajah rupawan dan kesaktian luar biasa. Namun, pesona fisiknya tidak selalu sebanding dengan watak dan perilakunya.

Gemar wanita, sulit mengendalikan perasaan, dan kadang egois menjadikan Arjuna tokoh wayang yang penuh warna. Yakni manusiawi, dengan kelebihan dan kekurangan.

Karena itu, jangan terlalu bangga jika disebut ganteng seperti Arjuna. Sebab, di balik pujian itu, tersimpan pengingat bahwa pesona luar tidak selalu sejalan dengan kesempurnaan watak. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#Pandawa #janaka #wayang kulit #arjuna #jawa #wayang #tampan