Jawa Pos Radar Madiun - Fenomena action figure virtual berbasis AI semakin menarik perhatian.
Jika sebelumnya ramai di Instagram berupa foto statis, kini tren tersebut berkembang ke level baru: figur digital bisa diubah menjadi video bergerak realistis.
Yang membuat unik, action figure ini bukan mainan fisik, melainkan hasil AI art berbasis Google Gemini.
Teknologi terbaru dengan fitur Nano Banana memungkinkan foto 2D sederhana dikonversi menjadi model 3D miniatur yang mirip action figure premium.
Tidak berhenti di situ, hasil render tersebut bisa dianimasikan, sehingga karakter virtual tampil dalam pose sinematik seperti berjalan, berpose heroik, hingga menirukan gaya karakter film.
Tak heran, Instagram dan TikTok dipenuhi unggahan action figure AI dengan latar futuristik, efek cahaya dramatis, hingga detail realistis.
Cara Membuat Video Action Figure AI
Bagi yang ingin mencoba, ada dua platform populer yang bisa digunakan: OpenArt dan Pixverse AI.
1. Membuat Video dengan OpenArt
Buka situs resmi openart.ai.
Upload foto AI Action Figure hasil render Gemini.
Masukkan prompt contoh:
“There are two hands lifting the statue while turning it left and right after putting it back down.”
Tunggu proses rendering. Video 6 detik akan otomatis tersedia dan bisa diunduh.
Untuk durasi lebih panjang, aktifkan fitur berbayar.
2. Membuat Video dengan Pixverse AI
Masuk ke platform Pixverse AI.
Pilih menu Image-to-Video.
Upload foto action figure digital.
Tambahkan prompt sesuai gaya yang diinginkan, misalnya:
“Action figure 3D rotating slowly with cinematic lighting, realistic shadows, futuristic background.”
Sistem akan memproses gambar menjadi video pendek dengan efek lebih sinematik.
Video bisa langsung diunduh atau dioptimalkan dengan filter tambahan.
Dengan hadirnya fitur ini, tren action figure AI diprediksi makin viral di media sosial. Dari foto biasa, kini siapa saja bisa membuat miniatur versi digital dirinya dalam bentuk video bergerak.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun