Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Disangka, Chatbot Google Gemini yang Dipakai Jutaan Orang Dunia Punya Sentuhan Anak Bangsa dari Bandung

Mizan Ahsani • Jumat, 19 September 2025 | 21:15 WIB
Profile Adhiguna Surya Kuncoro, peneliti asal Indonesia
Profile Adhiguna Surya Kuncoro, peneliti asal Indonesia

Jawa Pos Radar Madiun - Siapa sebenarnya sosok di balik Google Gemini, chatbot cerdas yang kini jadi perbincangan dunia?

Banyak yang mengira pengembangan teknologi AI raksasa ini hanya melibatkan para ilmuwan dari Silicon Valley atau Eropa. Namun, faktanya ada jejak tangan anak bangsa di balik layar.

Adalah Adhiguna Surya Kuncoro, peneliti asal Indonesia, yang ikut berkontribusi di Google DeepMind, laboratorium AI paling bergengsi dunia di London.

Dari balik layar, ia ikut mengembangkan teknologi Natural Language Processing (NLP) otak di balik kemampuan Gemini memahami, merespons, dan bercakap layaknya manusia.

Perjalanan Adhiguna dimulai dari sebuah kamar kos di Bandung. Pada 2013, ketika AI masih dianggap fiksi ilmiah ala Hollywood, ia justru menulis skripsi tentang teknologi itu di ITB.

Skripsi sederhana itu menjadi pintu masuk yang membawanya ke panggung global. Selepas lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Adhiguna melanjutkan studi ke universitas top dunia: meraih MSc di Oxford University (2014),

Lalu mendalami Language Technologies di Carnegie Mellon University, Amerika Serikat (2017). Bahkan ia kembali ke Oxford sebagai kandidat PhD dengan dukungan beasiswa bergengsi.

Satu-Satunya Peneliti Indonesia di DeepMind

Sejak 2017, Adhiguna resmi bergabung dengan Google DeepMind. Bayangkan, di markas riset AI yang berisi otak-otak brilian dunia, ada satu kursi yang diisi putra bangsa. Ia tercatat sebagai satu-satunya peneliti asal Indonesia di sana.

Bidang riset yang ditekuninya adalah structured prediction dan language generation teknologi inti yang membuat Gemini bisa semakin cerdas. Salah satu karyanya bahkan mendapat penghargaan Outstanding Long Paper di EACL 2017.

Kontribusi Nyata untuk Indonesia

Meski bekerja di jantung riset AI global, Adhiguna tak lupa akar bangsanya. Ia mendorong kerja sama dengan peneliti Indonesia, mengajak kolega dari Google dan Meta mengajar di Jakarta, serta mendukung riset bahasa Indonesia dengan resource bernilai miliaran rupiah.

Baca Juga: 10 Prompt Gemini AI untuk Edit Foto di Pantai saat Senja, Hasilnya Realistis!

Dalam sebuah kesempatan, ia memberi pesan inspiratif:
“Percaya dan tahan banting, kita tidak kalah pintar dibanding orang dari China atau India. Tapi mereka lebih berani bermimpi.

Mereka biasa bermimpi kerja di DeepMind, jadi profesor di Harvard, menang Nobel. Orang Indonesia masih jarang punya contoh.

Selain itu, mereka berani gagal dan coba lagi. Ada yang bahkan berani gadaikan rumah karena percaya pada mimpi mereka, jadi jangan takut gagal,” pesan Adhiguna.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #google gemini #ilmuwan #DeepMind #peneliti #teknologi ai #Institut Teknologi Bandung (ITB) #Adhiguna Surya Kuncoro #NLP