Jawa Pos Radar Madiun - Tren mengubah foto dengan kecerdasan buatan (AI) kembali mencuri perhatian warganet.
Kali ini, gaya yang sedang naik daun adalah foto sinematik seolah berada di perahu transparan di atas lautan tropis bersama dua hiu paus raksasa.
Hasilnya terlihat begitu nyata dan dramatis, seolah diambil langsung dari kamera drone profesional. Dengan bantuan Gemini AI, pengguna kini bisa menghasilkan potret spektakuler hanya bermodalkan sebuah foto biasa.
Gaya ini menampilkan seseorang sedang berbaring santai di atas perahu transparan, dengan outfit kasual: oversized black T-shirt, celana cargo putih, hingga aksesori seperti kacamata hitam, topi, dan smartwatch.
Yang membuat foto ini semakin ikonik adalah kehadiran dua ekor hiu paus raksasa yang terlihat berenang perlahan di bawah perahu. Bintik putih khas hiu paus tampak jelas berpadu dengan birunya laut tropis.
Cara Membuat Foto AI Perahu Transparan Ala Hiu Paus
1. Siapkan Foto Dasar
Pilih foto portrait atau full body dengan pencahayaan bagus dan background sederhana untuk hasil maksimal.
2. Buka Gemini AI
Masuk ke aplikasi Gemini AI di ponsel atau desktop. Pastikan sudah menggunakan versi terbaru (Gemini 2.5 Flash).
3. Unggah Foto
Masukkan foto yang ingin diubah. Resolusi tinggi akan membantu detail outfit dan ekspresi tetap terlihat natural.
4. Gunakan Prompt AI
Salin prompt berikut:
"Top-down cinematic drone shot (90°) of a person lying on a transparent boat floating in clear tropical blue sea. Outfit: oversized black T-shirt, white cargo pants, black sunglasses on head, black cap, black smartwatch. Pose: one hand pointing at camera, one under head, legs crossed, head resting on side of boat. Below the boat, two giant whale sharks swim slowly, their white spots visible against deep blue water. Bright sunlight reflections, dramatic yet calm mood, Kodak-style cinematic film aesthetic"
5. Klik Generate
Tunggu beberapa detik hingga Gemini AI memproses foto menjadi hasil akhir.
6. Simpan & Nikmati
Setelah jadi, simpan foto dan nikmati hasil cinematic serta realistis ala drone profesional tanpa harus berada di lautan.
Tren ini bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga membuka peluang baru bagi pecinta fotografi AI untuk menghadirkan karya estetik, cinematic, sekaligus Instagramable.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun