Jawa Pos Radar Madiun - Bayam salah satu sayuran hijau yang kaya gizi, mulai dari zat besi, vitamin C, hingga antioksidan.
Namun, banyak orang belum tahu cara memasak bayam yang tepat. Akibatnya, rasa bayam jadi pahit, teksturnya terlalu lembek, bahkan nutrisinya hilang karena dimasak terlalu lama.
Menurut Kementerian Kesehatan dan berbagai jurnal pangan, bayam sebaiknya tidak dimasak lebih dari satu menit dalam air mendidih.
Proses cepat ini mampu menjaga enzim, rasa segar, dan nutrisi alami di dalamnya.
Selain itu, bayam bisa dipadukan dengan bahan tambahan sehat seperti jagung manis, bawang putih, tomat, atau minyak wijen untuk menambah cita rasa sekaligus meningkatkan penyerapan zat besi.
Cara Memilih dan Menyiapkan Bayam
1. Pilih bayam segar dengan daun hijau cerah, tidak layu atau menguning.
2. Hindari bayam berbintik atau berlubang, karena bisa jadi tanda hama.
3. Cuci dengan air mengalir sesaat sebelum dimasak agar kesegaran tetap terjaga.
4. Gunakan air dingin dan pastikan bayam benar-benar bersih dari kotoran dan pestisida.
Tips Memasak Bayam agar Nutrisinya Tetap Terjaga
Jangan masak terlalu lama. Proses cepat menjaga tekstur dan kandungan gizi.
Gunakan sedikit air. Hindari nutrisi larut sia-sia ke dalam rebusan.
Minum air rebusannya. Air bayam mengandung nutrisi yang ikut larut.
Jangan dipanaskan ulang. Pemanasan berulang bisa mengurangi nutrisi.
Kombinasikan dengan vitamin C. Tambahkan tomat atau perasan jeruk nipis agar zat besi lebih mudah terserap tubuh. (cor)
Editor : Andi Chorniawan