Jawa Pos Radar Madiun – Belakangan ini, tren potret AI bergaya street style Jepang sedang jadi favorit di kalangan pencinta visual dan fashion retro.
Paduan warna-warna lembut, pencahayaan alami, serta sentuhan sinematik menciptakan nuansa yang menenangkan.
Menariknya, gaya ini bukan sekadar soal busana, tapi juga tentang bagaimana teknologi bisa menghidupkan kembali estetika klasik era 90-an.
Jersey legendaris Liverpool FC musim 1996/1997 yang ikonik kini hadir dalam versi digital yang terasa realistis, seolah hasil jepretan fotografer jalanan Tokyo di sore hari.
Cara Membuat
1. Pilih foto wajah dengan pencahayaan alami dan posisi tubuh jelas.
2. Buka platform Gemini AI atau aplikasi AI serupa yang mendukung text-to-image.
3. Tempelkan salah satu prompt di bawah ini ke kolom deskripsi.
4. Tunggu hingga proses rendering selesai.
5. Simpan hasil dengan resolusi tinggi agar tekstur dan warna terlihat maksimal.
Prompt 1
(Foto menggunakan wajah asli saya) Buatkan Gambar Potret dengan konsep sebagai berikut: berdiri santai menghadap sedikit ke kanan bingkai dengan ekspresi wajah netral dan tenang, menatap lurus ke depan. Ia mengenakan jersey sepak bola vintage Liverpool FC home musim 1996/1997 berwarna merah cerah dengan kerah V putih bergaris halus, logo Reebok putih di dada kanan, lambang Liverpool FC berbentuk lingkaran di dada kiri, dan tulisan Carlsberg putih besar di tengah. Ujung lengan merah dengan trim putih bergaris tipis serta tag kecil merah putih di dekat bagian bawah jersey. Bahan jersey sedikit berkilau khas polyester era 90-an.
Ia memakai topi baseball hijau tua bertulisan putih samar, celana panjang wide-leg atau baggy berwarna putih gading atau krem terang, sepatu slip-on atau mules krem muda dengan sol rendah, dan tas kecil hitam model crossbody bertali tipis dari bahu kanan ke sisi kiri tubuh. Tangan kanan masuk ke saku celana, sementara tangan kiri menggenggam pergelangan tangan kanan, memperlihatkan jam atau gelang samar.
Latar berada di pinggir jalan perkotaan Jepang dengan pagar besi putih di belakang, papan reklame besar bertulisan Jepang seperti DAIKIN, HOKUYO, dan DAISO, serta lampu lalu lintas merah yang menyala. Di kejauhan tampak mobil putih Volkswagen Golf melintas. Suasana urban menjelang senja dengan cahaya golden hour lembut dari kiri atas menyinari wajah dan jersey subjek, menciptakan nuansa tenang, modern, dan kontemplatif bergaya street style Jepang minimalis dengan fokus tajam pada subjek dan latar sedikit blur.
Prompt 2
(Foto menggunakan wajah asli saya) Buatkan Gambar Potret dengan konsep sebagai berikut: berjalan santai ke arah kanan bingkai, wajah menghadap kamera dengan ekspresi fokus seolah mendengarkan sesuatu melalui earphone putih. Ia mengenakan jersey retro Liverpool FC home musim 1996/1997 berwarna merah cerah dengan kerah V putih bergaris halus, logo Reebok putih di dada kanan, lambang Liverpool berbentuk lingkaran di dada kiri, dan tulisan Carlsberg putih besar di tengah. Trim putih di ujung lengan, bahan polyester khas era 90-an yang sedikit berkilau, serta tag merah putih kecil di bagian bawah.
Ia memakai topi baseball biru tua dengan logo huruf “b” putih, celana panjang baggy berwarna biru tua atau navy, kaus kaki putih gading panjang, dan sepatu mules kulit hitam mengkilap dengan bagian belakang terbuka. Di tangan kirinya ia memegang kaleng minuman Coca-Cola, dan terdapat gantungan kunci besar berwarna kuning di sisi kanan celananya.
Latar menunjukkan jalan perkotaan Jepang yang tenang dengan bangunan bergaya lama berwarna krem dan abu-abu, serta rambu-rambu khas Jepang seperti dilarang masuk dan batas kecepatan. Gaya foto street style Jepang modern dengan pencahayaan alami lembut dan nuansa santai realistik, diambil dari sudut pandang eye level dengan fokus tajam pada subjek.
Keunggulan Gemini AI
Gemini AI memungkinkan hasil foto yang terlihat autentik dan sinematik berkat fitur-fitur unggul seperti:
1. Konsistensi wajah dan ekspresi meski dalam pencahayaan ekstrem.
2. Kualitas resolusi tinggi hingga 8K dengan tekstur halus dan warna alami.
3. Prompt editing fleksibel, bisa menambah detail seperti aksesori atau pencahayaan tambahan.
4. Teknologi SynthID untuk watermark digital yang menjaga keaslian karya dari penyalahgunaan.
Dengan bantuan Gemini AI, gaya retro bisa hidup kembali dalam potret digital yang modern dan realistis.
Nuansa street style Jepang yang berpadu dengan jersey klasik Liverpool menghadirkan perpaduan unik antara nostalgia dan gaya hidup masa kini cocok untuk profil, portofolio, atau sekadar menyalurkan sisi kreatifmu lewat visual AI.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun