Jawa Pos Radar Madiun - Gigi permanen, atau gigi tetap, akan menggantikan gigi susu yang bersifat sementara.
Pertumbuhan gigi permanen pada anak bisa berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing anak, sehingga orang tua perlu memahami urutan dan faktor yang memengaruhi proses ini.
Peran Gigi Susu dalam Pertumbuhan Gigi Permanen
Gigi susu memiliki fungsi penting sebagai penahan ruang bagi gigi permanen. Jika gigi susu copot terlalu cepat, celah di antara gigi bisa menyempit karena gigi lain cenderung bergerak.
Akibatnya, gigi permanen bisa tumbuh tidak normal, menyebabkan susunan gigi tumpang tindih atau berantakan.
Jenis-Jenis Gigi dan Fungsinya
Gigi anak dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsi:
Gigi seri (incisive): Memotong dan menggigit makanan.
Gigi taring (caninus): Merobek atau menghancurkan makanan.
Gigi premolar (geraham kecil): Menghancurkan makanan.
Gigi molar (geraham besar): Menghaluskan makanan.
Urutan Pertumbuhan Gigi Permanen
Baca Juga: Ubah Foto Biasa Jadi Estetik ala Fotografer Profesional, Cepat dan Mudah Pakai Dreamina AI
Gigi permanen biasanya mulai tumbuh setelah gigi susu tanggal, umumnya sekitar usia 6–7 tahun. Berikut urutan pertumbuhan gigi permanen pada anak:
1. Gigi molar rahang bawah (6–7 tahun)
2. Gigi molar rahang atas (6–7 tahun)
3. Gigi seri depan rahang bawah (6–7 tahun)
4. Gigi seri rahang atas (7–8 tahun)
5. Gigi taring rahang bawah (9–10 tahun)
6. Premolar pertama (10–11 tahun)
7. Premolar kedua rahang atas dan bawah (10–12 tahun)
8. Gigi taring rahang atas (11–12 tahun)
9. Gigi molar kedua (12–13 tahun)
Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Gigi Permanen
Tidak semua anak mengalami pertumbuhan gigi permanen sesuai jadwal. Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain:
1. Faktor lokal: Cedera pada gigi susu, tumor, gigi copot lebih awal, pertumbuhan ektopik, impaksi gigi, dan sumbing.
2. Faktor sistemik: Kekurangan nutrisi, vitamin D, gangguan hormon, cerebral palsy, atau efek obat kemoterapi jangka panjang.
3. Faktor genetik: Penyakit keturunan seperti sindrom Down, Turner, atau Gardner.
Kapan Harus ke Dokter Gigi
Orang tua sebaiknya membawa anak ke dokter gigi jika gigi geraham pertama tidak muncul sesuai usia, atau jika gigi permanen tidak muncul dalam 1 tahun setelah gigi susu tanggal.
Dokter bisa melakukan pemeriksaan foto rontgen untuk mengetahui posisi dan kondisi gigi permanen, serta mendeteksi potensi kelainan.
Dengan pemahaman urutan pertumbuhan gigi permanen dan faktor yang memengaruhi, orang tua dapat mencegah masalah susunan gigi sejak dini dan memastikan anak memiliki gigi sehat serta rapi. (eln)
Editor : Mizan Ahsani