Jawa Pos Radar Madiun - Pemupukan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan dalam budidaya nanas.
Tanaman ini membutuhkan nutrisi berbeda pada setiap fase pertumbuhan, mulai dari pembentukan daun, pembungaan, hingga pembesaran buah.
Berikut panduan lengkap pemilihan jenis pupuk dan cara pemupukan nanas yang bisa diterapkan untuk pekebun pemula maupun profesional.
Jenis Pupuk untuk Tanaman Nanas
1. Pupuk NPK untuk Pertumbuhan Daun dan Akar
Pupuk NPK merupakan pupuk dasar yang paling sering digunakan dalam budidaya nanas. Komposisi Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) sangat dibutuhkan pada fase vegetatif.
NPK Seimbang (15-15-15 / 16-10-18). Biasanya digunakan pada awal penanaman untuk mempercepat pertumbuhan akar, menumbuhkan daun lebih cepat, dan memperkuat batang dan struktur tanaman.
2. Pupuk NPK untuk Pembungaan dan Pembesaran Buah
Memasuki fase generatif, tanaman nanas membutuhkan fosfor dan kalium yang lebih tinggi.
Contoh: Gandasil B (6% N, 20% P, 30% K)
Manfaatnya merangsang pembentukan bunga, membuat buah lebih besar dan padat, meningkatkan warna kuning buah, dan mempercepat proses pematangan.
Pupuk jenis ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan ukuran buah.
3. Pupuk Cair Organik (POC)
Contohnya, POC Nasa untuk merangsang pertumbuhan akar, daun, bunga, hingga pembentukan buah.
Cara Pemupukan Tanaman Nanas
1. Pemupukan Pupuk Padat
Cara aplikasinya taburkan pupuk padat melingkar di sekitar pangkal tanaman, beri jarak 10–15 cm dari batang untuk menghindari luka, tutup tipis dengan tanah agar nutrisi terserap optimal.
Metode ini cocok untuk pupuk NPK dan pupuk granular lainnya.
2. Pemupukan Menggunakan Pupuk Cair
Langkahnya, larutkan pupuk sesuai dosis anjuran, siramkan ke sekitar akar atau semprotkan ke daun, dan bilas daun dengan air bersih untuk mencegah endapan pupuk.
Pupuk cair sangat efektif untuk fase pembungaan dan pemeliharaan buah.
3. Frekuensi Pemupukan
Frekuensi umum yang dianjurkan NPK vegetatif: setiap 1–1,5 bulan, NPK generatif: setiap 1 bulan, POC / booster: 10–14 hari sekali. (cor)
Editor : Andi Chorniawan