Jawa Pos Radar Madiun - Metode seduh V60 menjadi salah satu teknik manual brew paling digemari karena mampu menghasilkan kopi yang bersih, aromatik, lapisan rasa yang kompleks.
Kunci utama keberhasilan seduhan ada pada penentuan rasio kopi dan air.
Perbandingan yang tidak tepat bisa membuat kopi terlalu asam, terlalu pahit, bahkan hambar.
Karena itu, memahami rasio ideal adalah langkah pertama menuju seduhan V60 yang nikmat dan konsisten.
1. Rasio Ideal V60 untuk Pemula (Standar 1:15–1:17)
Rasio standar ini dianggap paling aman untuk pemula maupun penikmat kopi harian karena karakter rasanya cenderung stabil.
Rasio 1:15 menghasilkan kopi yang lebih bold dan pekat. Pada rasio 1:16, rasa kopi menjadi lebih seimbang.
Tidak terlalu kuat dan tidak terlalu ringan sehingga paling banyak direkomendasikan.
Jika menginginkan seduhan yang lebih bersih, ringan, dan aromatik, rasio 1:17 menjadi pilihan yang pas, terutama untuk biji kopi dengan aroma buah atau bunga yang kuat.
2. Rekomendasi Rasio Berdasarkan Gilingan dan Profil Rasa
Biji kopi yang digiling agak halus membutuhkan rasio air lebih banyak untuk menghindari over-extraction.
Karena itu, rasio 1:16–1:17 lebih cocok digunakan. Sebaliknya, untuk gilingan lebih kasar, jumlah air sebaiknya sedikit dikurangi agar body kopi tidak terlalu tipis.
Pada kopi light roast, rasio 1:15 lebih disukai karena membantu mengangkat karakter asam dan kompleksitas rasa.
Sementara medium hingga dark roast lebih nyaman diseduh di kisaran 1:16–1:17 agar pahit alami dari minyak kopi tidak mendominasi.
3. Contoh Takaran V60 yang Umum Digunakan
Seduhan dengan 12 gram kopi dan air 180 ml akan menghasilkan kopi yang tebal dan cenderung kuat.
Untuk rasa yang seimbang, banyak barista memakai 15 gram kopi dengan 240 ml air.
Takaran 18 gram kopi memberi fleksibilitas, bisa digunakan untuk rasio 1:15 hingga 1:17 sesuai kebutuhan.
Jika ingin membuat dua cangkir kecil, 20 gram kopi dengan 320 ml air adalah pilihan ideal dengan hasil rasa yang konsisten.
4. Teknik Penyeduhan V60 yang Disarankan
Tahapan blooming menjadi proses penting dalam menyeduh V60 karena air panas yang menyentuh bubuk kopi akan membantu melepaskan gas CO₂.
Seduh sedikit air, sekitar dua atau tiga kali berat kopi, dan diamkan 30–45 detik. Setelah itu, air dituangkan bertahap dengan gerakan spiral agar ekstraksi merata.
Suhu air perlu dijaga di kisaran 88–94°C. Total waktu seduh ideal berada di rentang dua hingga tiga menit.
Jika seduhan lebih cepat, kemungkinan gilingan terlalu kasar. Jika lebih lama, gilingan mungkin terlalu halus.
5. Tips Mendapatkan Seduhan V60 yang Konsisten
Untuk hasil yang stabil setiap kali seduh, grinder burr sangat disarankan karena menghasilkan gilingan seragam.
Filter kertas juga perlu dibilas air panas sebelum digunakan agar tidak menimbulkan rasa kertas pada kopi.
Penggunaan kettle berleher panjang membantu mengatur aliran air agar lebih presisi. Setelah tuang terakhir, gelas atau dripper bisa digoyang perlahan untuk memastikan ekstraksi merata.
Jika rasa kopi terlalu asam, kurangi sedikit jumlah air. Jika terlalu pahit, tambahkan air atau perbesar rasionya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan