Jawa Pos Radar Madiun - Teh Nasgitel merupakan ikon minuman khas Solo yang menghadirkan perpaduan panas (na), manis legit (sgit), dan kental (tel).
Meski sederhana, racikan teh ini memiliki banyak versi karena tiap angkringan, rumah tangga, hingga warung legendaris memiliki teknik seduh yang berbeda.
Dari yang klasik sampai versi modern, berikut ragam racikan Teh Nasgitel yang paling banyak ditemui di Solo.
1. Teh Nasgitel Klasik — Racikan Asli Ala Angkringan Solo
Ini adalah versi paling otentik dan dianggap sebagai dasar dari seluruh racikan Nasgitel.
Menggunakan teh lokal seperti Teh Lawu, Teh Dandang, atau Teh Jawa, teh diseduh dengan air mendidih agar rasa sepatnya keluar maksimal.
Biasanya menggunakan gula batu atau gula pasir dalam jumlah banyak, sehingga menghasilkan rasa manis legit yang tebal.
Karakter rasanya kuat, aromanya tajam, dan disajikan sangat panas.
2. Teh Nasgitel Gula Batu — Rasa Manis Lebih Halus
Versi ini banyak ditemui di rumah lama dan warung tradisional Solo.
Penggunaan gula batu membuat rasa manisnya lebih bersih dan tidak nyegrak.
Gula batu biasanya dipakai utuh atau ditumbuk kasar lalu diseduh dengan teh kental.
Hasil akhirnya memberikan sensasi manis lembut dengan aftertaste yang bersih.
3. Teh Nasgitel Extra Kental — Favorit Pecinta Rasa Sepat Kuat
Bagi penyuka teh “nendang”, versi ekstra kental adalah pilihan tepat.
Jumlah daun teh diperbanyak hingga dua kali lipat dan waktu seduh dipanjangkan.
Rasanya jauh lebih kental, sepat dominan, tetapi tetap manis karena gula tetap digunakan dalam jumlah banyak. Aromanya sangat kuat dan pekat.
4. Teh Nasgitel Aromatik — Dipadukan Jahe atau Rempah
Versi ini populer di angkringan modern dan kedai kekinian. Rasa teh yang kental diperkaya dengan jahe geprek, serai, atau pandan sehingga menghadirkan sensasi hangat dan wangi.
Racikan ini tetap mempertahankan karakter manis legit khas Nasgitel, tetapi aroma rempah membuatnya lebih segar dan menenangkan.
5. Teh Nasgitel Seduh Ulang (Refill) — Rasa Lebih Ringan tapi Tetap Manis
Banyak warung Solo menawarkan seduhan ulang setelah gelas pertama habis.
Ampas teh yang sudah diseduh kembali diberi air panas.
Rasanya lebih ringan dan tidak sepekat seduhan pertama, tetapi manis dan aromanya masih terasa.
Cocok bagi yang ingin menyesap teh tanpa rasa terlalu berat.
6. Teh Nasgitel Susu — Varian Modern ala Kafe Solo
Versi ini muncul di kafe-kafe di Solo yang memodifikasi Nasgitel klasik dengan tambahan susu evaporasi atau susu full cream.
Tehnya tetap kental dan manis dominan, tetapi teksturnya menjadi creamy. Rasa teh tetap kuat meski berpadu dengan susu.
7. Teh Nasgitel Es — Sensasi Segar dengan Rasa Tetap Nendang
Meski Teh Nasgitel identik dengan disajikan panas, versi es juga banyak penggemarnya.
Kuncinya, teh dibuat super kental dan super manis, lalu dituang ke gelas berisi es batu.
Rasanya tetap kuat dan aromanya tidak hilang meski disajikan dingin. Sangat menyegarkan saat cuaca panas. (cor)
Editor : Andi Chorniawan