Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tekstur MPASI 9 Bulan Harus Lebih Kasar? Ini Panduan Lengkap dari IDAI untuk Bunda!

Elin Restiyani • Sabtu, 29 November 2025 | 00:20 WIB
Ilustrasi bayi mpasi
Ilustrasi bayi mpasi

Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki usia 9 bulan, bayi perlu mengenal makanan dengan tekstur lebih padat untuk melatih kemampuan oromotor.

Menurut rekomendasi IDAI, tekstur MPASI 9 bulan tidak lagi berupa puree yang sangat halus, melainkan bubur kasar, nasi tim lembek, atau sayuran yang dihaluskan tanpa disaring.

Jadi, sudah mulai ada grinjil-grinjil yang dapat digigit dan dikunyah si Kecil.

Kenapa Tekstur MPASI 9 Bulan Harus Dinaikkan?

Pada usia ini, bayi tidak cukup hanya makan bubur saring. Pengenalan tekstur baru membantu:

• Mencegah kesulitan makan di usia berikutnya

• Melatih gerak mengunyah dan memindahkan makanan di mulut

• Menstimulasi tumbuh kembang gigi dan keterampilan makan mandiri

Jika sesekali bayi menolak, itu wajar. Ia sedang belajar beradaptasi dengan pengalaman makan baru.

Cara Aman Naik Tekstur MPASI untuk Bayi 9 Bulan

Berikut langkah yang bisa Bunda terapkan secara bertahap:

1. Cek Tanda Si Kecil Sudah Siap

Indikator kesiapan bayi naik tekstur:

Mampu menelan makanan halus tanpa masalah

Mulai tampak bosan dengan makanan yang terlalu lembut

Sudah mencoba mengunyah memakai gigi atau gusi

2. Mulai dengan Porsi Kecil

Kenalkan tekstur baru 1–2 sendok teh dulu. Amati respons bayi apakah nyaman atau justru muntah.

3. Campurkan dengan Makanan Favorit

Misalnya:

Puree pisang + potongan kecil wortel kukus

Bubur kacang hijau + potongan buah lunak

4. Gabungkan Beberapa Tekstur

Contoh:

Bubur nasi kasar + lauk lembut (tahu/ayam cincang)

Puree sayur dalam nasi tim lembek

5. Jangan Dipaksa

Naik tekstur adalah proses. Jika menolak, coba lagi lain waktu dan turunkan tingkat kekasaran dulu.

Inspirasi Menu Harian MPASI 9 Bulan

Pagi : Nasi tim ayam lele cincang + sawi

Snack pagi : Pisang kukus potong kecil

Siang : Nasi tim tuna + telur puyuh

Snack sore : Bubur kacang hijau kental + apel kukus lembut

Malam : Mie kukus lembut + telur puyuh

Boleh Finger Food? Boleh!

Sebagai latihan motorik dan mengunyah:

• Kentang rebus potong stik

• Wortel kukus

Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi Petugas Haji 2026: Link Resmi dan Cara Cek

• Biskuit bayi yang mudah lumer

Ini melatih koordinasi tangan-mulut dan membuat bayi lebih percaya diri makan sendiri.

Bagaimana Jika Bayi Muntah Saat Coba Tekstur Baru?

Tenang Bun, itu refleks normal. Artinya, ia sedang belajar mendorong dan mengatur makanan di mulut.
Solusinya:

• Turunkan sedikit teksturnya

• Berikan lagi dalam porsi kecil

• Lanjutkan bertahap sampai terbiasa

Yang penting, selalu dampingi bayi saat makan untuk mencegah risiko tersedak.

Tekstur MPASI 9 bulan harus mulai lebih padat untuk mendukung perkembangan mengunyah dan menelan.

Terus kenalkan variasi rasa dan tekstur agar si Kecil lebih siap menjadi pemakan yang mandiri dan percaya diri. (eln)

Editor : Mizan Ahsani
#kesehatan bayi #9 Bulan #mpasi #tekstur MPASI #bayi #panduan #makanan bayi #perkembangan bayi #menu MPASI bayi 9 bulan