Jawa Pos Radar Madiun - Huawei Mate X7 hadir sebagai salah satu ponsel lipat premium paling ambisius yang dirilis Huawei dalam beberapa tahun terakhir.
Perangkat ini membawa sederet peningkatan signifikan, mulai dari desain baru yang lebih kokoh hingga dukungan konektivitas satelit yang memperluas kemampuan komunikasi pengguna di lokasi tanpa jaringan seluler.
Kombinasi fitur flagship serta inovasi struktural membuat Mate X7 menjadi salah satu pesaing utama di segmen smartphone foldable kelas atas.
Pengalaman layar menjadi sorotan utama Mate X7. Huawei membekalinya dengan dua panel OLED berkelas premium: layar utama berukuran 8 inci beresolusi 2416 × 2210 piksel, dan layar cover 6,49 inci beresolusi 2444 × 1080 piksel.
Kedua layar mendukung refresh rate LTPO adaptif 1–120Hz, PWM dimming 1440Hz, serta tingkat kecerahan mencapai 3000 nits pada layar luar. Perpaduan ini menghasilkan tampilan warna yang akurat, adaptif, dan tetap jelas di bawah cahaya matahari.
Di sektor desain, Mate X7 mengusung bodi tipis yang tetap menjaga kekuatan struktur. Dimensinya hanya 4,5 mm saat dibuka dan 9,5 mm ketika terlipat, dibalut material aluminium aerospace-grade yang tahan benturan.
Ketahanan perangkat juga diperkuat dengan sertifikasi IP58/IP59 yang membuatnya lebih aman terhadap debu dan percikan air.
Huawei menyediakan lima pilihan warna elegan, yaitu Obsidian Black, Cloud Brocade Blue, Cloud Brocade White, Cosmic Red, dan Phantom Purple.
Performa menjadi nilai jual berikutnya.
Dengan chipset Kirin 9030 Pro yang dipadukan HarmonyOS 6, Mate X7 menghadirkan pengalaman komputasi lebih cepat, stabil, dan responsif.
Fitur AI, multitasking, serta dynamic window management berjalan lebih efisien.
Huawei juga menawarkan lima opsi memori mulai dari RAM 12GB hingga 20GB, serta penyimpanan internal dari 256GB sampai 1TB, memberikan keleluasaan bagi berbagai kebutuhan pengguna profesional maupun kreator.
Pada sektor kamera, Mate X7 memperkenalkan teknologi Red Maple Imaging generasi kedua.
Sistem kameranya terdiri dari lensa utama 50MP dengan aperture variabel, lensa periskop telefoto makro 50MP dengan zoom optik 3,5x dan digital hingga 100x, serta lensa ultra-wide 40MP.
Kamera depan 8MP tersedia di layar luar dan dalam, memastikan kualitas swafoto konsisten dalam mode lipat maupun terbuka.
Konektivitas menjadi salah satu fitur paling menonjol. Mate X7 mendukung jaringan GSM hingga 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, infrared, serta dual nano-SIM.
Dukungan komunikasi satelit menjadikannya ponsel lipat yang tak hanya mewah, tetapi juga fungsional dalam skenario darurat atau mobilitas ekstrem.
Pengguna di Cina dapat mengirim pesan melalui satelit ketika tidak ada jaringan seluler yang tersedia.
Baca Juga: Kenapa Tak Pernah Ada iPhone 9? Ini Alasan di Balik Langsung Lompat ke iPhone X
Untuk daya tahan, Huawei menyematkan baterai 5525 mAh yang cukup besar untuk ukuran perangkat lipat.
Pengisian cepat 66W kabel dan 50W nirkabel memastikan waktu charging tetap efisien.
Dengan konfigurasi ini, Mate X7 dapat digunakan seharian untuk produktivitas maupun hiburan tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Huawei telah membuka masa pre-order Mate X7 di pasar Cina dengan tiga varian harga berdasarkan memori, yakni kisaran Rp 29,5 juta hingga Rp 31,7 juta.
Dengan kombinasi teknologi layar lipat, kamera flagship, fitur satelit, serta pemrosesan bertenaga AI, Huawei Mate X7 menjadi salah satu pilihan paling kompetitif di kelas smartphone foldable premium yang terus berkembang. (gar)
Editor : Tegar Rukmana