Jawa Pos Radar Madiun - PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi hanya memasarkan Kijang Innova Reborn dalam varian mesin diesel.
Informasi tersebut terkonfirmasi setelah daftar harga Innova Reborn bensin menghilang dari laman resmi Toyota.
Kini konsumen hanya disuguhkan dua pilihan, yakni diesel transmisi manual dan diesel transmisi otomatis.
Varian bensin yang sebelumnya sempat dipasarkan tidak lagi tersedia.
Pihak PT TAM mengungkapkan, keputusan tersebut sudah final.
Alasan Toyota Menghentikan Innova Reborn Bensin
Menurut Toyota, keputusan ini diambil karena varian diesel masih menjadi tulang punggung penjualan (wholesales) Innova Reborn.
Sepanjang Januari–Oktober 2025, Toyota mencatat pengiriman hingga 24.085 unit Innova Reborn diesel ke jaringan diler.
Angka tersebut menunjukkan permintaan masih sangat kuat.
Sementara itu, distribusi Innova Reborn mesin bensin sejak awal 2025 tercatat nihil, menandakan permintaan yang menurun tajam.
Dengan demikian, Toyota memilih mempertahankan lini diesel sembari memfokuskan konsumen yang membutuhkan opsi bensin maupun hybrid untuk beralih ke generasi terbaru Innova Zenix.
Innova Zenix Jadi Alternatif Pengguna Mesin Bensin dan Hybrid
PT TAM meminta konsumen tidak khawatir mengenai pilihan mesin.
Innova Zenix ditawarkan dalam dua opsi, mesin bensin (gasoline) dan teknologi hybrid.
Dua varian ini diposisikan sebagai pilihan modern bagi konsumen yang ingin efisiensi dan teknologi lebih mutakhir.
Untuk mempertahankan daya saingnya, TAM memberikan pembaruan visual pada Innova Reborn diesel versi terbaru. Ernando menyebut ada penyegaran eksterior agar tampilannya tetap modern.
Bagian interior juga mendapatkan peningkatan, yakni head unit 9 inci, sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Pembaharuan fitur ini membuat Innova Reborn diesel tetap kompetitif di kelas Low MPV berpenggerak ladder frame yang masih memiliki basis pasar loyal.
Meski Innova Zenix telah menjadi generasi terbaru, Toyota memastikan bahwa Innova Reborn diesel tidak akan dihentikan dalam waktu dekat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani